Pengalaman Ketika Berada Di Rumah

3 min read

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Puja puji serta syukur marilah kita panjatkan kehadirat ILAHI ROBBI yang mana telah memberikan beribu-ribu macam nikmat, terutama nikmat iman, nikmat islam, dan nikmat sehat wal’afiat, sehingga saya dapat dimudahkan dalam penulisan artikel saya yang ke enam ini.

Sholawat serta salam marilah kita haturkan kepada junjungan alam Nabi kita tercinta yaitu Nabi besar Muhammad Saw, semoga kita kelak mendapatkan syafaat-Nya kelak nanti di yaumil kiamah. Aamiin

Di sini saya akan menceritakan beberapa pengalaman saya ketika sudah selesai masa pengabdian tepatnya di tahun 2018.

Setelah Selesai Masa Pengabdian

turkey istanbul
sumber:pixabay.com

Bertepatan pada pertengahan tahun 2018, tepatnya dibulan agustus. Itu adalah akhir masa pengabdian saya.

Setelah selesai masa pengabdian, saya sudah tinggal di rumah dan mulai mencari pekerjaan.

Ketika itu saya ditawarkan untuk mengajar SD di daerah Kreo Tangerang. Saya diajak bersama teman-teman saya yang mengabdi untuk mengajar tahfidz di sana.

Sebelum itu saya masih tanya-tanya apakah di sana masih ada lowongan untuk mengajar atau sudah tidak ada.

Akhirnya tenyata memang masih ada, dan saya pun kesana untuk memberikan berkas-berkas, seperti ijazah, dan lain-lain.

Saya mengajar di sana setiap hari kamis saja dan kebagian mengajar hanya 1 jam saja, waktu yang sangat minim sekali.

Mengajar Hanya 1 Semester

islamic center
sumber:pixabay.com

Iya saya mengajar di sana setiap hari kamis pagi sampai jam setengah 9.

Iya saya di sana mengajar hanya 1 semester saja, karena saat itu saya ingin melanjutkan kuliah saya di daerah bogor.

Dan setelah itu barulah saya meminta izin kepada semua guru  untuk tidak mengajar lagi di karenakan saya mau kuliah di bogor.

Sebelum saya keluar juga, saya mencarikan pengganti untuk mengajar terlebih dahulu agar guru yang ada di sana tidak perlu repot untuk mencarikannya lagi.

Tes Kuliah Di Bogor

tes masuk kuliah
sumber google:tribunnews.com

Sebelum saya tes kuliah di sana saya terlebih dahulu daftar lewat online.

Dan setelah itu di umumkan bahwa pengumuman tesnya lagi akan dilaksanakan 2 pekan lagi.

Maka dari itu saya harus mempersiapkan apa saja yang harus dipelajari, dan saya leboh memfokuskan untuk belajar tajwid dan sejarah islam di Indonesia.

Setelah menunggu 2 pekan akhirnya tes juga.

Saya kesana naik kereta dari stasiun pondok ranji lalu transit di 2 stasiun yang pertama transit di stasiun tanah abang lalu transit di stasiun manggrai dan sampai tujuan di stasiun bogor kota.

Perjalanan cukup lama, saya berangkat dari jam 5 subuh dihantarkan oleh teman saya dan sampai di sana jam 10 lewat.

Perjalanan yang cukup lama dan melelahkan.

Saya di sana hanya tes tulis, tes bacaan alquran, dan tes hafalan alquran.

Dan Alhamdulillah tes semuanya berjalan dengan lancar dan tanpa gangguan.

Tidak hanya tes itu saja masih ada 3 tahap tes lagi yaitu tes kesehatan jantung, tes kesehatan hepatitis b dan 1 lagi saya lupa.

Saat pada tes tahap pertama Alhamdulillah saya lulus dan menungu tes tahapan ke 2, akan tetapi pada tes tahapan ke 2 nya belum saya kasih hasil rongsenannya.

Karena saat saya ingin mau mengirim rongsenan tersebut lewat jne lalu ditolak oleh pihak jne nya, karena tidak bisa mengirim dokumen-dokumen seperti itu.

Lalu saya tak habis pikir maka lusa saya kesana lagi hanya untuk mengirim hasil rongsenan tersebut.

Saat Hendak Ke Bogor

stasiun bogor
sumber google:metropolitan.id

Saat hendak kesana saya hanya cuma memberikan hasil tes rongsen jantung saya saja lalu saya pulang, karena apabila saya pulang sore pasti rame banget di stasiun bogor nya dan pasti saya bakalan lama sampe rumahnya.

Dan benar saja saya sampai rumah sekitar jam 5 sore karena di stasiun bogor, manggarai, dan stasiun tanah abang itu benar-benar sangat rame sekali.

Ada yang abis pulang kerja, ada yang abis jualan di tanah abang, dan pasti ada yang baru pulang belanja karena memang benar-benar ramai.

Pengumuman Tes Tahap Ke 2

graduation
sumber: pixabay.com

Alhamdulillah tes tahap ke 2 juga saya lulus, akan tetapi saya ternyata masih kurang memberikan hasil tes kesehatan lagi dan saat saya hendak ingin ke RSUD untuk tes ternyata pada saat itu saya sakit deman.

Karena harus hari itu dan terakhir hari lusa untuk memberikan hasil tesnya dan apabila tidak memberikan maka dibilang tidak lulus.

Dan akhirnya karena memang saya tidak bisa hari itu dan hari lusa untuk memberikan tes itu maka saya mengundurkan diri dari sana.

Mungkin ada rencana allah yang lebih baik lagi selain di tempat itu.

Daftar Kuliah Di Darul Fatah

STIT DARUL FATAH
SUMBER GOOGLE:STIT DARUL FATAH

Iya setelah saya gagal kuliah di PPDN Ma’had Huda Islami Bogor, maka saya daftar kuliah di Darul Fatah.

Alhamdulillah saya langsung masuk kuliah, saya mengambil jurusan Tharbiyyah/PAI.

Dan kuliahnya juga hanya setiap hari jum’at, sabtu dan minggu.

Alhamdulillah saya di sana sudah semester 3.

Membuka Pengajian Anak-Anak

santri kalong

Setelah selesainya masa pengabdian saya hanya diam-diam saja di rumah. Hanya kuliah saja dan tidak kerja, maka saat itu saya masih berfikir-fikir, bagaimana kalo saya membuka pengajian untuk anak-anak.

Akhirnya sebelum itu saya bertanya dulu kepada mama saya dan bertanya kepada teman saya.

Saya bertanya dengan   pertanyaan yang sama.

Ma aku buka pengajian aja kali ya ma di rumah, dari pada aku gak ngapa-ngapain. Mama saya menjawab. Yaudah kalo Wahyu emang mau buka pengajian yaudah gak apa-apa.

Tapi jangan pada suruh bayar ngajinya ya A. Iya saya di rumah dipanggil sama mama saya  dengan sebutan Aa.

Akhirnya dari situ saya membuka pengajian tanpa membayar alias gratis.

Awal saya membuka pengajian itu yang pertama masuk baru 3 orang karena saya hanya memberi tahu kepada saudara-saudara saya saja.

Alhamdulillah semakin lama semakin bertambah, terakhir saya mengajar sebelum masuk kesintesa itu muridnya sudah ada 17.

Dan Alhamdulillah kemarin saya tanya ke mama saya sudah bertambah lagi 3 orang dan sekarang menjadi 20 orang, semua yang mengajar mengaji hanya mama saya dan adik saya saja.

Semoga semakin lama semakin bertambah banyak dan semakin maju pengajiannya. Terakhir sebelum saya berangkat ke sintesa, saya berpesan kepada anak-anak.

Agar selalu rajin mengajinya walaupun Bang Wahyu nggak ada, jangan males-males untuk mengaji karena untuk masa depan kita.

Itu pesan saya kepada anak-anak.

Dan Alhamdulillah juga, selama saya membuka pengajian di rumah. Saya selalu ditawarin untuk mengajar privat.

Saya mengajar privat ada 4 tempat. Dan penghasilan saya juga dari situ, dari mengajar privat.

Berhenti Kuliah

kuliah
sumber:pixabay.com

Iya saya akhirnya berhenti kuliah dari tempat kuliahan saya.

Sebelum  itu saya ingin mengambil cuti selama 1 tahun akan tetapi saya telat untuk mengambil cuti dan akhirnya saya berhenti disemester 3.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *