Pengalaman Saat Dibotak

3 min read

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Puja puji serta syukur marilah kita panjat kan kehadirat ILAHI ROBBI yang mana telah memberikan beribu-ribu macam nikmat, terutama nikmat iman, nikmat islam, dan nikmat sehat wal’afiat, sehingga saya dapat dimudahkan dalam penulisan artikel saya yang ke empat ini.

Sholawat serta salam marilah kita haturkan kepada junjungan alam Nabi kita tercinta yaitu Nabi besar Muhammad Saw, semoga kita kelak mendapatkan syafaatnya kelak nanti diyaumil kiamah. Aamiin

Di sini saya akan menceritakan kisah/pengalaman saya ketika kena hukuman waktu smp.

Saat Asik Bermain Bola

bermain bola
sumber pixabay.com

Awal pertama kali saya dibotak itu pada tahun 2013.

Awal itu saya sedang berada didalam kelas sedang membaca buku, bertepatan pada waktu jam istirahat.

Tiba-tiba salah satu teman saya mengajak bermain bola didalam kelas, dikarenakan kelas sedang dalam keadaan kosong dan yang lain sedang asik beristirahat.

Saat itu yang bermain bola bukan saya saja, kira-kira ada 7-8 orang.

Lalu dibuatlah 2 tim, dan sebelum dibuat 2 tim teman saya yang bernama Riko dan Mail menggeserkan bangku dan meja ke sampingin agar permainan bola kita berjalan dengan lancar.

Setelah usai dipinggiri meja dan bangkunya, kami pun bermain bola, yaitu bola takraw atau bola kecil yang terbuat dari kayu rotan

Dengan asiknya dan santainya bermain bola, tiba-tiba ada salah satu teman saya yang nendang bola sampai mengenai salah satu lampu yang ada di kelas.

Sebut saja namanya Firza.

Iya dia Firza, dia orang yang memecahkan lampu dengan tendangan yang sangat keras sehingga kenalah lampu kelas dan akhirnya lampu itu mengalami pecah.

Lalu semua teman-teman saya pada panik, karena bingung harus bagaimana.

Dan akhirnya bel masuk pun berbunyi.

Bel Masuk Berbunyi

manfaat belajar di kelas
sumber google: kompasiana.

Teettt.teettt.tettttt

Dan masuklah semua siswa-siswi kedalam kelasnya masing-masing.

Semua teman-teman saya pun mulai merasakan kepanikan, karena masih ada bekas-bekas beling lampu yang berserakan.

Masuklah guru kedalam kelasnya masing-masing untuk mengajar.

Dan seketika tibanya guru masuk, guru pun melihat ada bekas beling lampu yang ada di atas, dan disaat melihat keatas benarlah lampu kelas pecah, lalu ketika itu guru berkata.

Jujur, siapa yang memecahkan lampu kelas?

Semua yang bermain bola pun jujur, iya pak itu kami yang memecahkan lampu yang diatas.

Lalu guru pun menyuruh membersihkan dengan bersih dan sehabis pulang sekolah harap ke kantor.

Semuanya sudah senang karena merasa tidak dihukum apa-apa hanya disuruh membersihkan saja dan hanya disuruh ke kantor sehabis pulang sekolah.

Masuk Jam Pelajaran

sedang belajar
sumber pixabay.com

Tibalah masuknya jam pelajaran, saat itu sedang pelajar fiqh membahas tentang tata cara bertayammum dan berwudhu.

Pengertian tayammum :

Secara Bahasa, tayammum artinya menyengaja. Adapun menurut istilah syar’I, tayammum artinya mengambil tanah yang suci untuk digunakan mengusap muka dan tangan dengan niat untuk menghilangkan hadast karena tidak mendapatkan air atau berhalangan menggunakan air.

Sebab dibolehkannya bertayammum :

Di dalam alquran surat an-Nisa ayat 43.

Yang artinya dan jika kamu sakit dan dalam keadaan musaffir atau data dari tempat buang air atau kamu menyentuh perempuan, kemuan kamu tidak mendapatkan air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (suci). Sapulah mukamu dan kedua tanganmu.

Tata cara berwudhu yang benar dengan sesuai Sunnah.

  • Mencuci kedua belah tangan sampai siku-siku. Setelah mencuci muka, kemudian cucilah kedua belah tangan hingga siku sebanyak 3 kali.
  • Mengusap kepala.
  • Membersihkan kedua telinga.
  • Mencuci kedua kaki hingga di atas mata kaki.
  • Membaca doa wudhu.

Dan adapun rukun-rukun wudhu ada 6 :

  • Membasuh muka.
  • Membasuh kedua tangan.
  • Membasuk sebagian kepala.
  • Membasuh kedua kaki.
  • tertib.

 Bel Pulang

pulang sekolah
sumber: pixabay.com

Singkat cerita tibalah waktu bel pulang.

Tteetttt..tteetttt..tteetttt…

Saya dan temen-temen saya pun diingatkan kembali kepada pak guru, agar setelah ini segera kedalam kantor.

Lalu saya dan temen saya pun menjawab dengan nada sopan dan santun.

Saya dan temen-temen saya pun membereskan bangku dan buku untuk segera ke kantor.

Tibalah Di Kantor 

kantor kepala sekolah
sumber google:sekolah.data.kemdikdub.com

                                                                           

Seketika telah sampainya didalam kantor, kami pun semuanya ditanya oleh kepala sekolah.

Itu yang memecahkan lampu siapa? lalu salah satu teman saya pun menjawab yang bernama firza.

Iya pak itu saya yang memecahkan.

Kenapa ko kamu bisa memecahkan itu, saya memecahkan itu karena tidak sengaja, kami sedang asik bermain bola, lalu bola itu mengenai dua lampu itu jadi pecah lampu itu pak.

Tak lama kemudian bapak kepala sekolah memanggil 3 pengurus osis untuk membotak saya dan temen-temen saya.

Saat Dibotak

santri di botak
sumber google: twitter.com

Saya sangat kaget, kenapa. Ko bisa sih hukumannya dibotak dengan cuma memecahkan lampu saja hukumannya sangat berat, kenapa tidak disuruh ganti saja sih lampunya atau dihukum lain gitu yang ringan.

Dan itu pun hanya bisa keluar dari benak hati saya yang paling dalam.

Setelah selesai dibotak saya langsung bergegas ke kamar mengambil uang untuk bergegas ke tukang cukur rambut untuk merapihkan rambut-rambut saya yang masih ada panjangnya.

Dan setelah selesai dirapihkan rambutnya, botaklah pala saya dan pala teman-teman saya.

Saat Dijenguk Sama Kaka

muslimah
sumber pixabay.com

Saat dijenguk saya merasa malu sama kaka saya, karena takut dimarahi dan takut ditanya-tanya.

Akhirnya ditanya juga sama kaka saya.

Wahyu itu botak kenapa? Dan saya pun harus jujur.

Iya ini botak karena main bola didalam kelas terus bolanya kena lampu dan lampunya pecah.

Dan di situ saya akhirnya tidak dimarahi akan tetapi saya malah ditawai sama kaka saya dan sama teman nya.

Di fotolah saya dan fotonya dikirim ke mama saya dan mama saya juga ikut ketawa karena katanya gantengan botak dibanding rambutnya panjang.

Selalu Memakai Peci

santri baru
sumber pondok pesantrenalquraniyyah

Iya Alhamdulillah jadi saya selama di pondok selalu memakai peci kalau kemana-mana.

Dari mulai sekolah, kalau sekolah memang diwajibkan memakai peci songkok yang berwarna hitam.

Dari saat saya bermain, saat jajan, dll.

Saya selalu memakai peci kecuali kalau di kamar peci nya saya lepas dan tidak saya pakai.

Dan Alhamdulillah semenjak saya botak, akhirnya saya menjadi terbiasa untuk selalu memakai peci.

Membuat Ramuan Yang Sangat Ampuh

membuat rambut panjang
sumber google:infoberitaokezone.blogspot.com

Yaps, saat semenjak saya botak, saya dan teman-teman saya membuat ramuan agar rambut saya cepat panjang nya.

Ramuan itu sangat-sangat ampuh, bahkan semua santri sudah mengetahui keampuhan ramuan tersebut.

Ramuan tersebut terbuat dari bahan-bahan tersebut:

  • Teh diseduh dengan air hangat lalu dijemur selama satu minggu, setelah dijemur lalu pakai secukupnya dan rasakan bagaimana bau nya dan agar menahan nafas saat sedang memakainya.
  • Lidah buaya diambil dagingnya dan dicampur dengan sampho lifeboy.
  • Selama satu minggu tidak samphoan, setelah sudah satu minggu lalu memakai sampho lifeboy warna hijau.
  • Sampho lifeboy dicampurkan dengan putih telur.

Itulah sebuah ramuan yang sangat ampuh bagi santri, dan saya pun pernah memakai cara itu semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *