Pengalaman Saat Mengajar

4 min read

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Segala puji serta syukur marilah kita panjatkan kehadirat Ilahi Robbi yang mana telah memberikan beribu-ribu macam nikmat, terutama nikmat iman, nikmat islam, dan nikmat sehat wal’afiat, sehingga saya dapat dimudahkan dalam penulisan artikel saya yang ke dua ini.

Sholawat serta salam marilah kita haturkan kepada junjungan alam Nabi kita tercinta yaitu Nabi besar Muhammad Saw, semoga kita kelak mendapatkan syafaat-Nya kelak nanti di yaumil kiamah. Aamiin

Di sini saya akan menceritakan pengalaman saya ketika mengajar di sdit alquraniyyah, selama kurang lebih 1th.

Asal Mula Ngajar Di SD

asrama
sumber pixabay.com

Asal mula nya saya mengajar di SDIT itu saat ketika saya mengabdi di pesantren selama 1th, dan itu saya ditunjuk oleh kepala sekolah nya untuk mengajar di sana.

Awalnya saya kaget, karena belum tau harus bagaimana mengajar di sekolahan itu.

Apakah berbeda caranya itu dengan mengajar di pesantren, atau sama.

Dan akhirnya, sebelum mengajar, diberi tau teknis-teknis untuk mengajarnya. Karena saat itu saya belum terbiasa untuk mengajar anak-anak.

Saat Bertemu kepala Sekolah SDIT Alquraniyyah

kepala sekolah
sumber google : republika online

Ketika itu saya belum ditunjuk untuk ngajar di SD Alquraniyyah, karena setau saya yang ditunjuk untuk mengajar di SD itu 3 temen saya yaitu, Rizal ghifari, Rizal firdaus dan Rizky kj.

Dan saat itu saya belum ditunjuk untuk mengajar di sana. Lalu pada hari senin saya dibangunkan oleh temen saya yang bernama Rizky kj, kata dia nanti jam 13:00 disuruh ke kantor SDIT untuk bertemu kepala sekolah SD.

Saat bertemu dengan kepala sekolah SDyang bernama Bpk. Abdul Aziz. NS. M.PD.

Saya ditanya, wahyu kamu bisa ngajar BTQ gak untuk kelas 3 SD? dengan senang hati, tawaran itu saya terima, saya jawab, iya Pak Insha Allah bisa. Alhamdulillah kalau bisa, besok jam 07:00 sudah berangkat ya dari Asrama untuk ke Sekolah.

Sekolah nya tak jauh dari Asrama saya sekitar 350 meter.

Perkenalan Kepada Anak Murid

masuk jam pelajaran
sumber SDIT Alquraniyyah

Singkat cerita sudah hari selasa dan saya pun sudah mempunyai aktivitas baru yaitu mengajar di Sekolah, gak nyangka bisa menjadi Guru SD.

Ketika sudah sesampainya di kelas seperti biasanya, sebelum masuk ke materi saya memperkenalkan diri terdahulu kepada anak-anak semua.

Karena kata Pepatah “tak kenal maka tak sayang” hehee udah kaya seorang pujangga aja ya.

Saat perkenalan saya memakai kata kaka.

Contohnya : perkenalkan Nama kaka, kak Wahyu bisa di panggil Kak Wahyu. Dan ada salah satu Murid gak tau saya lupa namanya dia bilang, maaf Pak tidak boleh manggil kaka tapi harus manggil nya itu pak.

Dan saat itu saya kaget, saya yang masih muda ini ko harus dipanggil Bapak sih kenapa gak dipanggil kaka saja sih, saat itu saya usianya masih 19th.

Akhirnya  saya diberi tahu sama wali kelas dan guru kelasnya, dia berkata memang sudah ketentuan nya dari sekolah pak, jadi harus dimaklumi.

Jadi dari situ saya selalu dipanggil Bapak walaupun usia saya yang masih muda ini. hehee

 

Masuk Jam Pelajaran

kegiatan belajar mengajar
sumber sdit alquraniyyah

Saya mengajar setiap hari senin-kamis, berangkat dari jam 10:20 sampai jam 14:00.

Saya mengajar di 2 kelas yaitu kelas 3 Ar-Rahman dan kelas 3 Al-Kahfi. Setiap kelas saya mengajar 2 jam.

Saya juga di sana mengajar BTQ (belajar tulis quran) itu tidak tentang tulisan Alquran saja.

Akan tetapi di sana juga belajar tahsin atau yang dikenal dengan murottal Alquran dan ada tahfidz juga akan tetapi di sana baru menghafal kan surat-surat pendek.

Di sana saat mengajar itu kadang membuat saya senang dan kadang membuat saya sangat jengkel kepada anak-anak murid, kenapa. Karena ketika saya mengajarkan itu selalu ada saja yang bercanda, lari-larian ke sana ke sini, kadang ada yang nangis dan banyak lagi tingkah yang mereka lakukan.

Ketika melihat murid-murid yang karakternya berbeda-beda cukup unik juga, ada anak yang usil kepada temannya ketika sedang fokus belajar, ada anak yang hobinya nangis aja ketika dijelaskan tentang pelajaran, ada yang nyanyi gak jelas ketika sedang dijelaskan dan masih banyak lagi tingkah-tingkah mereka.

Fild Trip

fild trip
sumber sdit alquraniyyah

Saya mengikuti fild trip di SDIT Alquraniyyah sudah 1x, dan itu banyak sekali kenangan-kenangan yang ada.

Dari saat bepergian menuju tempat fild trid, ada saja tingkah laku anak-anak di dalam bis, bahkan ada yang sampai muntah di dalam bis hahaa. Lucu ya, namanya juga anak kecil saya juga pernah seperti itu muntah ketika pulang kampung ke jogja.

Saat itu saya fild trip ke tempat, Lubang Buaya di daerah Jakarta setelah itu ke TMII. di sana kita belajar banyak tentang peradaban-peradaban Indonesia, dan banyak sejarah-sejarahnya.

Dari mulai sejarah tentang para jenderal yang dibunuh lalu dibuang di sumur yang dinamakan lubang buaya.

Lalu setelah ke lubang buaya, saya dan guru-guru lain nya melanjutkan ke tmii, di sana saya melihat banyak sekali rumah adat yang ada di Indonesia.

Mulai rumah adat Betawi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan masih banyak lagi.

Jalan Menuju Pulang

menuju jalan pulang
sumber pixabay.com

Saat menuju perjalanan pulang saya, guru-guru dan semua murid-murid terlebih dahulu membaca doa agar dalam perjalanan menuju pulang ini saya, guru-guru dan semua murid tidak terjadi apa yang tidak diinginkan.

Disaat itu ada salah satu murid dari kelas Ar-Rahman muntah, mungkin belum terbiasa untuk perjalanan jauh.

Untung di saat itu ada beberapa guru bukan saya saja, jadi saya gak harus repot-repot dan karena saya juga belum terbiasa untuk mengurusi anak-anak.

Dan Alhamdulillah dalam perjalanan pergi dan perjalanan pulang semua sampai dengan selamat.

Saat Ujian Kenaikan Kelas

ujjian kenaikan kelas
sumber pixabay.com

Saat mau dimulai nya ujian, terlebih dahulu saya mengambil soal dan jawaban nya lalu abis itu saya melihat semua jadwal-jadwal pengawas, dan alhamdulillah saya kebagian di kelas 4.

Saya senang kalau kebagian di kelas 3,4, dan 5. Kenapa saya senang saat kebagian di kelas itu? Karena dari rata-rata kelas itu semuanya sudah bisa membaca dan menulis. dan pada saat itu kelas 6 sedang sibuk untuk try out nya,

Ketika saya mengawas alhamdulillah semua berjalan dengan aman, tidak ada yang tengok kanan kiri, dan apalagi nyontek, Alhamdulillah semua berjalan dengan tenang dan lancar sampai selesai.

Saat Pembagian Raport

pembagian raport
sumber SDIT Alquraniyyah

Saat pembagian raport, saat itu saya membantu mendampingi 2 guru yang ada di kelas, yaitu wali kelas dan guru kelas.

Nah, saat disitu saya bingung harus gimana, karena pada saat itu wali murid  masih bertanya-tanya tentang perkembangan anak-anaknya.

Dan Alhamdulillah akhirnya saya di tanya juga sama wali  murid.

Dia bertanya-tanya tentang bagaimana perkembangan anaknya untuk membaca Alquran dan untuk tahfidz quran nya.

Lalu saya jawab.

Alhamdulillah ibu untuk ananda Rizki baca qurannya sudah baik tinggal ditingkatkan lagi saja ilmu tajwid-tajwidnya dan Alhamdulillah untuk hafalannya sudah mencapai target.

Dan saat itu juga saya belum mewajibkan anak-anak untuk belajar ilmu tajwid, karena, saya masih memfokuskan untuk bacaan-bacaan nya agar terlebih dahulu lancar bacaan nya, untuk panjang pendek nya juga, itu bisa diajarkan nanti di kelas 4,5, dan 6.

Karena saat itu saya fokus untuk mengajar dikelas 3 saja.

Kelulusan Kelas 6 SD

prosesi wisuda
Sumber SDIT Alquraniyyah

Sebelum H-1 kelulusan kelas 6 saya terlebih dahulu untuk mengambil seragam di kantor, setelah mengambil seragam di kantor lalu saya juga membantu untuk dekorasi acara wisuda tempat nya di aula Masjid Raya Bintaro Jaya yang bertempat di Bintaro sektor 9.

Saat kelulusan kelas 6 banyak sekali kenangan-kenangan yang ada, dari mulai saat saya mengawasi ujian tray out dan masih banyak lagi kenangan-kenangan yang ada pada kelas 6.

Dan itu adalah foto terakhir saya dan teman-teman saya mengajar di SDIT Alquraniyyah saat wisuda di th 2018.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *