√ Inilah Cara Budidaya Kepiting [Agar Cepat Besar dan Panen]

4 min read

cara budidaya kepiting bakau di kolam

Jika anda menginginkan budidaya yang benar-benar menguntungkan dan berbeda dengan budidaya yang umumnya, maka cara budidaya kepiting inilah yang dapat menjadi alternatif yang sangat tepat.

Akan tetapi anda pasti sering melihat para budidaya ataupun pemelihara kepiting seringkali banyak yang melakukannya di kolam tambak.

Tentu sangat bermasalah jika anda yang tidak dekat dengan pantai dan akan sulit untuk mendapatkan sumber air.

Dalam artikel ini calonbos.com akan membahas beberapa tentang cara budidaya kepiting, namun bukan di tambak saja melainkan di kolam pembudidayaan lainnya.

Cara Budidaya Kepiting Bakau

cara budidaya kepiting
pixabay.com

Konsumsi kepiting bakau memang cukup besar, terutama dibagian negara Amerika Serikat. Hal tersebut memberikan peluang untuk usaha yang sangat cukup besar untuk produksi kepiting bakau.

Oleh karena itu hasil penangkapan kepiting bakau tersebut tidak dapat diprediksi, maka adanya teknik budidaya kepiting bakau ini akan memberikan harapan yang sangat tinggi untuk keuntungan yang sangat cukup besar.

Dalam budidaya kepiting bakau ini ada beberapa proses yang harus anda lakukan yaitu :

Pengadaan Benih

Dalam proses ini, anda harus mempersiapkan beberapa calon indukan yang sangat baik dengan ciri-cirinyan sebagai berikut:

  1. Indukan sehat dengan adanya reaksi gerak cepat aktif dari pada mata kakinya
  2. Indukan kepiting tidak cacat sama sekali
  3. Indukan matang gonad dan juga mempunyai lebar karapas 9-10 cm lebih untuk kepiting betina dan juga 11 cm lebih untuk kepiting jantan
  4. Indukan kepiting mempunyai berat sampai 185-245 gram
  5. Indukan kepiting tidak mempunyai bakteri sama sekali dan juga tidak terserang jamur atau bercak yang berwarna coklat hitam pada permukaan kulitnya tersebut

Lalu kemudian harus anda persiapkan wadah atau bak pada pembenihan yang sudah bersih dan sudah dikeringkan selama 2-3 hari.

Pemeliharaan pada indukan dalam bak harus dapat anda sesuaikan dengan kondisi pada lingkungan yang sangat biologis alaminya sampai harus ditambahkan sustrat pasri dengan ketebalan kurang lebih 15 cm pada dasar bak.

Untuk kedalaman air yang harus digunakan yaitu mencapai 10-20 cm dan juga anda harus melengkapi aerasi dengan jumlah 1 nuah per m2.

Penetasan Telur

cara budidaya kepiting bakau
pixabay.com

Seekor indukan kepiting dapat menghasilkan telur 1-2 juta pada ukuran lebar karapas 10-12 cm dengan derajat penetasan 95%.

Kepiting yang nantinya akan dipijahkan akan ditandai dengan menempelkan massa telur pada bagian abdomen. Sesudah memijah, telur kepiting akan dierami selama dua minggu dengan kondisi salinitas 31-32 ppt dan juga pada suhu 26-290 C.

Selama masa pengeraman, indukan kepiting akan diletakkan pada bak figes glass yang berukuran 1 cm x 0,5 cm x 0,5 cm dengan padat indukan 1 ekor per bak.

Pada saat pengeraman telur, aerasi selalu anda perhatikan dan sirkulasi pada air tidak boleh berhenti (24 jam non stop).

Sesudah telur berwarna coklat kehitaman atau sudah berumur satu minggu saat dierami, maka indukan pada dalam bak penetasan.

Benih

cara budidaya kepiting soka
pixabay.com

Larva pada fase megalopa yang telah berkembang menjadi kepiting muda, dapat dilakukan pemanenan dengan menggunakan saringan dan juga serok atau seser yang nantinya siap dipindahkan ke tempat pembesaran.

Umur kepiting muda yang dapat dipanen yaitu berkisar 30-45 hari pada masa pemeliharaan. Untuk ukuran kepiting muda yang dapat dipanen mempunyai lebar karapas antara 2-4 mm dan panjang 2-3 mm.

Untuk tata cara memanen kepiting muda dapat anda lakukan dengan cara mengurangi air pada media kolam dengan menggunakan saringan hingga pada ketinggian air 10 cm akan mudah diambil dengan menggunakan serokan atau seser.

Cara Budidaya Kepiting Di Keramba

cara budidaya kepiting rajungan
pixabay.com

Ini merupakan tahapan dalam membudidayakan kepiting di dalam keramba dan dalam tahapan ini ada perbedaan sedikit dengan cara budidaya lobster yaitu sebagai berikut :

Memilih Metode Keramba

Metode dalam membudidayakan kepiting bakau ini yang harus sesuai dengan kondisi lahan pada rawa terutama di beberapa daerah seperti pantai berpasir dan juga sedikit yang ada lumpurnya.

Di daerah Jawa Timur sebaranya meliputi Tuban, Probolinggo, Pasuruan, Sidoarjo, Banyuangi, sampai Bali.

Cara budidaya kepiting dengan memakai sistem keramba ini dengan memakai cara sistem hamparan kotak kerangkeng dalam ukuran luas yang sangat tertentu, dengan penebaran 2 ekor bibit kepiting.

Akan tetapi untuk mencari bibit yang dimana jumlahnya mencapai dapat mencapai ribuan ekor sekaligus, sesuai dengan ukuran luas tambaknya, rasanya tidak akan mungkin.

Maka dari itu untuk mencapai jumlah pada penebaran bibit dapat anda lakukan dengan cara bertahap, dan cara pada saat memanennya pun secara selektif pula.

Pemberian Pakan

cara budidaya kepiting laut
pixabay.com

Kepiting bakau tersebut merupakan jenis hewan carnivore yaitu pemakan daging. Bahan pada pakan untuk kepiting tersebut sangatlah mudah untuk didapatkan.

Pakan kepiting tersebut berupa ikan lucah, siput, wideng, dll. Pemberian pakan 15% dari perkiraan berat badan pada kepiting yang dipelihara.

Pemanenan

Masa pada pemeliharaan kepiting bakau sangat relatif singkat atau tergantung pada awal penebaran bibit. Untuk bibit pada ukuran 100 gram dalam masa pemeliharaan 3-4 bulan sudah bisa mencapai ukuran 3-4 ekor/kg.

Namun apabila saat pertama anda sudah mempunyai berat lebih dari 200 gram, maka pada masa pemeliharaan dapat sangat singkat.

Para petani dapat memanen kepiting bakau saat dilakukan secara selektif yakni dengan cara memancing dan juga memisahkannya antara kepiting bakau, kepiting yang sudah gemuk dan juga kepiting yang telah matang telurnya.

Kepiting bakau yang telah matang telur mempunyai harga yang relatif tinggi dibandingkan dengan kepiting yang lain.

Sebelum anda mengikat dan diletakkan ke dalam air yang sudah bersih beberapa saat. Sesudah itu kepiting bakau baru dapat diikat kakinya dengan tali rapia, dan dapat anda tata dengan sterofom box.

Cara Budidaya Kepiting Di Kolam

cara budidaya kepiting bakau di air tawar
pixabay.com

Dengan adanya berbagai manfaat dan juga kelezatan pada dagung kepiting, maka sudah tidak heran lagi bila setiap hari selalu meningkat drastis.

Harga kepiting yang sangat mahal tidak membuat tingkat para konsumen menurun.

Disini calonbos.com akan membahas tentang cara budidaya kepiting di kolam, inilah beberapa caranya sebagai berikut :

Bibit Kepiting

Jika kolam budidaya sudah siap maka saatnya anda menyiapkan bibit kepiting unggulan. Dalam cara budidaya kepiting di kolam, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menyiapkan bibit kepiting seperti sebagai berikut :

  • Untuk anda yang ingin mendapatkan bibit kepiting ada dua cara, cara yang pertama yaitu anda dapat membelinya di toko ikan dan cara yang kedua anda dapat melakukan pemijahan dan penetasan telur kepiting
  • Pilihlah bibit yang sehat dan tidak ada yang cacat diarea tubuhnya serta dapat bergerak sangat lincah
  • Pastikan bibit yang digunakan adalah bibit unggulan dan dari indukan unggulan pula
  • Sesudah bibit didapatkan, maka anda dapat melakukan penebaran bibit di kolam
  • Anda juga dapat mengisikan air tambahan sesudah kolam dibiarkan selama 3 hari
  • Air diisi dengan ketinggian sekitar 85 cm sampai 1 meter.

Pemeliharaan Kepiting

Sesudah bibit ditebar di dalam kolam, dalam cara budidaya kepiting di kolam anda perlu melakukan pemeliharaan.

Pemeliharaan yang sangat tepat akan mendapatkan hasil panen yang sangat sukses seperti berikut ini :

  • Untuk pemeliharaan kepiting dalam kolam sangatlah mudah, anda hanya memberikan pakan secara teratur dan anda harus memperhatikan kualitas pada air
  • Pastikan anda menambahkan air saat ketika air sudah mulai berkurang dan lakukanlah pengecekan selalu terhadap kondisi air
  • Untuk pakanan kepiting, anda dapat memberikan plankton yang cair, anda dapat mencincangnya ikan rucah dan juga cincangan siput

Panen Kepiting

cara budidaya kepiting air payau
pixabay.com

Untuk memanen kepiting memang sangatlah mudah dan sangat berbeda dengan budidaya udang air tawar dan cara budidaya rumput laut, anda hanya memerlukan dan menyiapkan peralatan seperti seser dan bambu.

Adapaun cara yang sangat benar untuk memanen kepiting dalam cara budidaya kepiting di kolam seperti berikut ini :

  • Sebelum anda melakukan pemanenan anda dapat mengurasnya terlebih dahulu dan menangkap kepiting dengan menggunakan bambu dan juga seser
  • Setelah sudah ditangkap, anda dapat mengikat kepiting dengan menggunakan tali khusus yang terbuat dari bambu
  • Setelah itu anda dapat memasukkan ke dalam keranjang dan menyortir kepiting yang nantinya akan dikonsumsi maupun dijual di pasar-pasar.

Itulah beberapa langkah mudah dalam cara budidaya kepiting di keramba maupun di kolam yang dapat calonbos.com sampaikan.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat serta menambahkan wawasan anda dan selamat mencoba.

Terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *