√ Tips Cara Budidaya Ikan Guppy [Agar Cepat Besar dan Panen]

4 min read

cara ternak ikan guppy import

Cara Budidaya Ikan Guppy – Ikan guppy atau nama latinnya Poecilia Reticulata merupakan ikan yang sangat mudah untuk dikembangbiakkan. Habitat asli ikan ini di danau-danaudan sungai yang mengalir tenang.

Ikan ini juga dapat bertahan di air payau yang mempunyai kadar garam sangat tinggi.

Ikan hias guppy ini berasal dari negara Amerika Selatan dan Tengah. Masuk ke Indonesia sejak tahun 1920-an sebagai ikan hias. Kemudian lepas kea lam bebas dan mampu berkembangbiak dengan cara cepat.

Ikan guppy banyak ditemukan diseluruh perairan air tawar di Indonesia.

Budidaya ikan guppy tidak memelukan insfrastuktur mahal. Cukup anda memakai perlengkapan yang sederhana saja, sudah dapat memperkembang biakkan ikan tersebut.

Berikut ini akan calonbos.com jelaskan langkah-langkah untuk membudidayakan ikan guppy tersebut.

Kolam Budidaya Ikan Guppy

budidaya ikan guppy
pixabay.com

Berikut ini peralatan-peralatan yang akan dibutuhkan untuk budidaya ikan guppy, antara lain yaitu kolam/tempat untuk budidaya, aerator dan tanaman air. Kolam untuk pemijahan ikan guppy dapat berupa kolam terpal, akuarium dan memakai bak besar. Kolam yang digunakan sama seperti kolam budidaya ikan patin.

Kolam atau tempat yang anda perlukan untuk budidaya ikan ini setidaknya anda beberapa fungsi, yaitu tempat pemisahan indukan, tempat pemijahan, tempat penetasan, dan tempat pendederan.

Luas untuk ukuran kolam budidaya ikan guppy dapat bermacam-macam, dapat anda sesuaikan dengan banyaknya ikan yang akan anda budidayakan. Sedangkan ketinggian pada kolam minimal 60 cm, kecuali untuk pendederan diperlukan kolam yang lebih tinggi.

Memilih Indukan Ikan Guppy

budidaya ikan guppy di lahan sempit
pixabay.com

Perbedaan jantan dan betina dapat diamati dari penampakan fisiknya. Ikan guppy betina berbentuk lebih bulat dan warna yang cenderung kusam dan tidak mempunyai sirip yang menjumbai.

Sedangkan ikan jantan mempunyai warna yang sangat kontras dan terang, tubuhnya lebih langsing dengan sirip menjumbai. Ukuran pada tubuh ikan betina lebih besar dari pada ikan jantan.

Indukan ikan guppy yang sudah siap untuk dipijahkan minimal sudah berumur 4 bulan. Warna dan bentuk ikan guppy sangat ditentukan oleh faktor genetis. Untuk mendapatkan hasil yang sangat bagus, maka anda harus memilih indukan yang sangat unggul.

Selain itu juga, untuk pembudidaya dapat mencoba-coba menyilangkan antara indukan ikan guppy agar mendapatkan keturunan yang sangat baik.

Memisahkan Indukan Ikan Guppy

budidaya ikan guppy sederhana
pixabay.com

Sebelum dipijahkan, indukan jantan dan betina anda pisahkan terlebih dahulu. Ikan guppy jantan dan betina ditempatkan pada kolam yang terpisah. Kolam diisi dengan air bersih dan diganti setiap 7 hari sekali.

Pergantian pada air tidak perlu semuanya, cukup mengeluarkan 1/3 air dan menambahkan air yang masih baru dan jernih.

Berbeda dengan proses pemberokan pada umunya, pemisahan ini dapat anda lakukan dengan tetap memberikan pakan, berikan pakanan berupa daphnia atau moina sebanyak 2 hari dalam sekali. Sama seperti budidaya ikan black ghost yang dimana akan diberikan pakan berupa daphnia dan moina

Hal ini sangatlah berguna agar indukan ikan guppy tersebut dapat fit ketika dalam proses pemijahan.

Pemijahan Ikan Guppy

budidaya ikan guppy di kolam terpal
pixabay.com

Sebelum melakukan proses pemijahan, isi wadah pemijahan dengan air yang masih bersih dan jernih yang sudah anda endapkan selama 3 hari.

Kedalaman air untuk tempat pemijahan yaitu 30 cm. kepadatan tebar wadah pemijahan tidak lebih dari 50 ekor ikan guppy. Contoh, untuk akuarium yang berukuran luas 1×0,5 meter, sudah menampung 40 ekor ikan guppy.

Apabila kemungkinan maka berikanlah tanaman air seperti hydrilla atau tanaman air eceng gondok dan teratai untuk sebagai tempat bercumbunya ikan guppy tersebut.

Pemijahan ikan guppy dapat anda lakukan satu-satu atau secara massal. Pemijahan massal sangat dianjurkan karena sangat cepat, ekonomis, dan juga sangat praktis.

Komposisi pemijahan massal antara ikan jantan dan juga ikan betina biasanya 1:5 akan tetapi jika anda ragu semua betina akan terbuahi, maka pakailah komposisi 1:2.

Masukkan indukan betina terlebih dahulu pada saat waktu pagi hari. Lalu kemudian sorenya dapat anda masukkan indukan jantan. Pada saat pemijahan massal belum tentu semua ikan pemijanan pada hari yang sama.

Biasanya proses pada saat pemijahan dibiarkan berlangsung selama 7 hari. Maka segera pisahkan indukan betina yang sudah dibuahi ke dalam kolam penetasan.

Penetasan Benih Ikan Guppy

budidaya ikan guppy untuk pemula
pixabay.com

Kolam penetasan diisi dengan air bersih dan juga anda berikan aerasi. Pemberian aerasi jangan terlalu banyak agar larva ikan tidak terganggu dengan aerasi tersebut. Pada pemberian air bersih dan aerasi ini sama seperti pemberian air bersih dan juga aerasi kepada budidaya ikan balon.

Kualitas pada air harus terus anda pertahankan dengan cara menggantinya 1/3 air dengan air yang baru setiap 7 hari sekali. Pemberian pada pakan untuk indukan setiap 2 hari sekali berupa daphnia atau dengan memakai moina.

Ikan guppy merupakan ikan yang melahirkan. Embrio tumbuh dan di dalam perut hingga sudah siap untuk melahirkan larva-larva tersebut. Lama kehamilan ikan guppy, terhitung mulai dari pemijahan hingga melahirkan berlangsung selama 3-4 minggu.

Ciri-ciri ikan guppy yang sedang hamil dapat anda lihat setelah 2 minggu sejak waktu pemijahan. Tandanya ada area gelap pada bagian bawah anus (bercak tanda kelahiran) dan pada perutnya sedikit mengelembung.

Apabila tidak ada ciri-ciri kehamilan tersebut, maka ambilkan indukan jantan untuk dipijahkan kembali.

Ikan guppy betina mempunyai kemampuan menyimpan sperma dalam tubuhnya. Sehingga indukan betina dapat hamil sampai 3 kali dalam satu kali pembuahan. Waktu yang akan diperlukan dari kehamilan pertama ke kehamilan yang berikutnya sekitar 2-5 minggu.

Dalam satu kelahiran, ikan guppy mampu mendapatkan 50-100 benih anakan. Benih ikan guppy tersebut harus segera anda pindahkan ke tempat pendederan. Apabila tidak anda pindahkan, maka anakan ikan guppy akan menjadi santapan induk yang sedang kelaparan.

Pendederan Benih

budidaya ikan guppy hias
pixabay.com

Kolam pendederan sebaiknya ditempatkan pada tempat yang terbuka. Karena sinar matahari sangatlah diperlukan untuk membentuk warna yang sangat cemerlang pada bagian tubuh ikan guppy.

Biasanya para pembudidaya ikan guppy untuk pendederan menggunakan bak semen yang berukuran 1x1x0 ,5 meter atau 2x2x0,5 meter sebagai wadah pendederan tersebut.

Tambahkan tanaman air seperti eceng gondok untuk tempat berteduh ikan tersebut. Berikan juga aerasi pada kolom pendederan. Isi kolam dengan setinggi 40 cm. Air sangat perlu untuk anda pernarui setiap seminggu sekalinya.

Pakan yang akan anda berikan untuk pakan ikan yang berumur 5 hari yaitu Infusoria. Setelah itu, benih ikan guppy bisa anda berikan Artemia (udang renik) atau kutu air (Daphnia dan Moina) yang sudah disaring.

Setelah lewat 20 hari, baru anda bisa memberikan pakanan kutu air yang tanpa disaring atauy anda dapat memberikan cacing sutera.

Ikan yang sudah berumur 20 hari sudah dapat dipilah antara jantan dan betina. Hanya ikan jantan yang paling banyak dibeli untuk sebagai ikan hias.

Sedangkan ikan betina digunakan sebagai indukan dan sisanya terkadang terbuang. Ikan guppy dapat dikatakan dewasa dan dapat bersaing dengan kawanannya setelah sudah berumur satu bulan.

Kesuksesan budidaya ikan guppy ditentukan dengan banyaknya melahirkan anakan jantan. Karena hanya ikan jantan saja yang banyak diminati oleh para pecinta ikan hias. Ikan jantan mempunyai sirip yang lebar dan warnanya yang sangat aktif.

Tips dan Cara Membuat Anakan Ikan Guppy Jantan

ternak ikan guppy
pixabay.com

Agar anak hasil dari budidaya ikan guppy menjadi mayoritas atau semuanya berjenis kelamin jantan semua, maka anda berikan hormone saat kehamilan. Hormone yang nantinya akan digunakan yaitu hormone Androgen 17a- Methyltestosteron.

Pemberian dapat anda lakukan pada indukan ikan betina yang sedang mengalami masa kehamilan dengan cara direndam dalam larutan hormone.

Waktu untuk pemberian hormone yang sangat tepat yaitu 2 minggu setelah mengalami pemijahan. Dosisnya 2mg/liter air, perendaman selama 1 hari atau 24 jam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *