Cara Buat akun Program Prakerja Tahun 2022

Mengutip dari instagram @prakerja.go.id kini para pencari kerja sudah dapat membuat akun prakerja. Walaupun gelombang ke 23 belum resmi dibuka, tetapi masyarakat sudah dapat membuat akun terlebih dahulu. Dengan memiliki akun bertujuan untuk memberi kemudahan saat mendaftar program Pra kerja. Saat kita sudah memiliki akun,  kita dapat bisa untuk bergabung untuk mengikuti seleksi gelombang yang telah dibuka. Dalam membuat akun Kartu Pra kerja terdapat syarat syarat yang harus dipenuhi antara lain sebagai berikut.

BACA JUGA : Belum Dapat Bansos ? Pakai Aplikasi Ini

  1. Warga Negara Indonesia yang berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang menempuh pendidikan yang formal.
  2. Bukan penerima bantuan social selama pandemic Covid-19
  3. Bukan pejabat Negara
  4. Pencari kerja, pekerja/buruh yang ter-PHK, pelaku usaha mikro dan pengusaha kecil

Tips lolos seleksi kartu prakerja

Seperti yang sudah kita ketahui program kartu Prakerja ini di luncurkan pada tahun 2020 yang telah membuka sebanyak 18 kali gelombang yang jumlah pesertanya sangat bervariasi. Meskipun sudah hampir dua puluh kali dibuka, tetapi masih banyak yang mengeluh karena tidak lolos dalam proses seleksi. Hal ini disebabkan karena sering terjadinya kekeliruan saat memasukan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Hal lain yang perlu di perhatikan adalah nomor handphone dan email yang di input disarankan email dan nomor yang masih aktif dan bisa digunakan. Kita juga harus mengerjakan tes kemampuan dasar secara seksama selama 25 menit. Jika sudah mencoba beberapa cara yang dijelaskan diatas namun belum juga berhasil,maka harus terus berusaha agar dapat lolos pada gelombang berikutnya.

BACA JUGA : Cara Download Dan Daftar Aplikasi Bansos

Saat ini pendaftaran kartu Prakerja telah mencapai pada gelombang ke 19 hhe sperti wabah saja ya C-19. Peluang ini masih sangat terbuka dengan kuota yang disediakan sekitar 800 ribu pendaftar. Rincian intensif yang adan didapatkan oleh peserta yang lolos seleksi adalah mendapatkan bantuan dana pelatihan sebesar 1 juta rupiah. Lalu selanjutnya akan mendapatkan dana sebesar 600 ribu yang akan di bayarkan secara berkala selama 4 bulan hingga total mencapai 2,4 juta rupiah. Kemudian peserta juga akan mendapat dana insentif pengisian survey evaluasi sebesar 50 ribu, ada 3 tahapan survey dan jika di total akan menerima 150 ribu.