√ Budidaya Tanaman Melon [Agar Mendapatkan Hasil Yang Berlimpah]

4 min read

Prolog

Budidaya tanaman melon merupakan tanaman dari suku mentimun. Nama lain melon adalah Cucumis melo Masih satu kerabat dengan buah semangka, blewah, dan timun suri.

Seperti halnya suku mentimun lainnya, tanaman melon tumbuh merambat tapi tidak bisa memanjat. Bila tidak ditopang, tanaman melon ini akan menjalar ke atas permukaan tanah.

Tempat yang sangat ideal untuk membudidayakan tanaman melon berada dikisaran ketinggian 250-800 mdpl. Bila ketinggiannya kurang dari 250 meter, tanaman melon ini akan menghasilkan kurang sempurna.

Sedangkan untuk didataran tinggi dengan suhu yang dibawah 17 C, tanaman melon ini akan sulit untuk berkembang.

Budidaya tanaman melon menghendaki tingkat kelembaban yang sangat tinggi sekitar 50-70%. Suhu rata-rata yang sangat cocok untuk membudidayakan melon sekitar 25-30 C dengan curah hujan 1500-2500 mm/tahun.

Kwalitas tanaman melon akan semakin baik dan sempurna apabila terdapat perbedaan suhu antara siang dan malam cukup signifikan.

Jenis-Jenis Buah Melon

budidaya tanaman melon
pixabay.com

 

Buah melon mempunyai beberapa jenis yang sangat beragam. Akan tetapi hanya ada 3 kultivar yang sangat populer untuk dibudidayakan, yakni Cantalupensis, Reticalatus, Inodorus.

  • Cantalupensis :

Jenis ini mempunyai kulit buah yang bergelombang seperti buah labu, atau yang sering disebut sebagai berjuring. Daging buah yang berwarna kuning atau orange, aromanya yang sangat kuat. Buah blewah termasuk dalam jenis kultivar ini.

  • Reticalatus :

Jenis buah melon ini merupakan kultivar yang sangat populer. Bentuk buahnya yang bulat dan kulit berwarna hijau dan teksturnya yang berjala, seperti terlapisi jaring. Daging buah yang berwarna hijau muda hingga orange.

  • Indorus :

Jenis ini memiliki kulit buah yang sangat mulus tidak berjala. Bentuk buahnya membuat hingga lonjong. Warna kulit buah melon ini berwarna kuning hingga kuning pucat kehijauan. Warna daging buahnya ada yang berwarna hijau, putih hingga orange. Daging buah melon ini tidak beraroma.

Pembibitan Budidaya Tanaman Melon

pembibitan buah melon
pixabay.com

Budidaya tanaman melon biasanya diperbanyak secara generative dari biji atau benih. Untuk budidaya tanaman melon seluas dua hektar diperlukan bibit tanaman sekitar 20.000-28.000 pohon atau setara dengan 800-1000 gram benih melon.

Sebulum ditanam biji melon harus dikecambahkan terlebih dahulu. Caranya dengan merendam benih dalam air yang hangat selama 7-8 jam.

Bila biji belum mengandung fungisida, anda bisa menambahkan fungisida ke dalam air hangat tersebut sesuai dosisnya.

Setelah sudah selesai direndam, biji-biji melon harus ditiriskan dan ditebarkan diatas kain basah atau terpal yang sudah dibasahi. Biarkan dijemur selama 1-2 hari hingga benih berkecampah.

Jaga kelembaban kain atau terpal tersebut. Bila sudah terlihat kering percikan air secukupnya saja ke biji-bijian tersebut.

Kemudian siapkan pot atau polybag. Isi dengan media tanam berupa campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 3:2. Tanamkan biji melon sedalam 1-2 cm ke dalam pot ataupun polybag tersebut.

Tempat persemaiannya lebih baik dilindungi dengan atap plastik bening. Hal ini diperlukan agar biji-bijiannya yang tumbuh terlindungi dari panasnya matahari yang berlebihan dan dari kucuran air hujan yang turun.

Persemaian harus terus terkontrol dan harus diperhatikan juga agar kelembabannya selalu terjaga. Siramkan air dengan cara rutin akan tetapi jangan sampai terlalu basah.

Proses penyemaian biasanya berlangsung sampai 13-15 hari atau ditandai dengan tumbuhnya 3-4 helai daun. Pada fase inilah bibit sudah boleh dipindahkan ke lokasi penanaman.

Baca juga : tanaman hias daun

Persiapan Lahan Dan Penanaman

lahan untuk menanam melon
medanbisnisdaily.com

Lahan untuk budidaya tanaman melon sebaiknya dibajak terlebih dahulu untuk menghaluskan bongkahan tanah. Kemudian bentuk bedengan lebar 110-130 cm, tinggi 40-80 cm, panjang 15-18 meter, dan jaraknya antar 70-80 cm.

Setelah itu berikan pupuk kandang sebanyak 25 ton/hektar. Tambahkan juga KCI, ZA, dan SP-36 masing-masing 400 kg, 400 kg dan 270 kg pada setiap hektarnya. Campurkan pupuknya diatas bedengan dan aduk hingga merata dengan tanah. Biarkan lahan tersebut selama 3-5 hari.

Bila pH tanah yang ingin digunakan untuk membudidayakan tanaman melon kurang daru 5, maka berikanlah dolomit atau kapur pertanian sebanyak 2 ton perhektarnya. Campurkan dengan tanah setidaknya 2-3 hari sebelum pemupukan dasar.

Selanjtunya tutup bedengan dengan plastik mulsa berwarna hitam perak. Warna hitam menghadap kearah tanah dan bagian peraknya kearah luar. Buatlah lubang tanam di atas mulsa tersebut.

Dalam setiap bedengan terdapat dua garis lubang pada tanaman dengan jarak antar baris 70 cm dan jarak antar lubang yang dalam sat ugaris 60-70 cm. Penutupan mulsa tersebut minimal harus dilakukan 3 hari sebelum penanaman.

Langkah selanjutnya tanam bibit yang sudah disiapkan. Satu bibit untuk setiap lobang tanamnya. Kemudian siram agar tidak layu karena kekeringan. Penanaman pada bibit sebaiknya dilakukan saat sore hari saat matahari sudah tidak terlalu terik.

Perawatan Budidaya Tanaman Melon

Pemasangan Ajir

peletakan ajir di tanaman melon
derayenpertanian.com

Untuk menghasilkan buah yang sempurna dan baik, tanaman tersebut harus ditopang dengan ajir atau tongkat dari bambu. Fungsinya agar buah yang dihasilkan tidak bersentuhan pada tanah. Selain itu juga agar terjadi penetrasi sinar matahari kesemua bagian tanaman.

Pemasangan ajir hendaknya dilakukan saat sebelum tanaman tumbuh besar. Biasanya sebelum umur 3 hari tanaman tersebut terhitung sejak pertama ditanam.

Hal ini dimaksudkannya agar ajir yang ditaruhkannya tidak melukai akar pada tanaman tersebut.

Siapkanlah ajir sepanjang 2 meter. Tancapkan ajir tersebut dengan lubang tanaman secara menyerong, ujung atasnya condong kea rah dalam bedengan tersebut. Sehingga ajir tersebut saling besilang, hingga membentuk huruf X. lalu kemudian siapkan bilahan bamboo yang lebih panjang dan letakkanlah secara horizontal diantara silangan ajir tersebut, lalu ikatlah dengan tali rapia.

Penyiraman Budidaya Tanaman Melon

Penyiraman yang teratur memang sangat diperlukan dalam membudidaya tanaman melon ini. Penyiraman hendaknya dilakukan tidak setiap pagi dan sore hari sampai umur tanaman satu minggu.

Ketika datangnya musim hujan drainase harus berfungsi dengan baik. Jangan biarkan lahan kebun anda banyak tergenang air, karena tanaman melon ini tidak menghendaki lahannya yang terlalu basah.

Pemupukan Tanaman Melon

pemupukan buah melon
pixabay.com

Pemupukan tanaman melon diperlukan saat tanaman berumur satu minggu. Pupuk yang digunakan sebaiknya berbentuk cair. Pupuk padatnya bisa dilarutkan terlebih dahulu. Pupuk yang digunakan bisa memakai pupuk cair organik atau pupuk dari bahan kimia buatan.

Pupuk susulan dan pupuk dari bahan kimia kini diberikan sebanyak 6 kali. Pupuk dilarutkan dalam air lalu disiramkan kepada tanaman melon. Dosis pada pemupukan sebanyak 200- 250 ml/tanaman.

Baca juga : Cara menanam cabe

Penyerbukan Buatan

Pada saat datangnya musim kemarau penyerbukan dilakukan oleh serangga penyerbuk. Namun saat datangnya musim hujan biasanya intensitas serangga penyerbuk sangat berkurang. Apabila ingin mendapatkan kwalitas yang baik dan sempurna maka lakukanlah penyerbukan buatan.

Penyerbukan buatan dilakukan ketika pagi hari, sebelum jam 10 pagi, apabila terlalu siang kuncup bunga akan menjadi layu. Maka lakukanlah penyerbukan buatan pada bunga betina ini, terutama bunga yanga ada pada cabang yang ke-10 hingga ke-12.

Dalam satu pohon setidaknya bisa ditumbuhkan 4-5 calon buah. Lalu kemudian seleksi lagi, hingga buah yang dipelihara sampai memanen cukup 1-3 per pohon, tergantung ukuran buahnya besar, cukup 2 per pohon saja.

Hama Dan Penyakit

Penyerbukan Buatan
sapadunia.com

Budidaya tanaman melon di daerah yang tropis seperti di negara Indonesia sangatlah rentan dengan serangan hama dan penyakit.

Hama yang biasa menyerang tanaman melon ini antara lain lalat buah, thrips, kutu daun, ulat daun, dan tungau. Sedangkan penyakit yang biasa menyerang tanaman ini antara lain busuk batang, antraknosa, mosaic, dan busuk buah.

Untuk menghindari serangan hama dan penyakit maka lakukanlah dengan kultur teknis seperti pemupukan berimbang, rotasi tanaman, dan menjaga sanitasi kebun.

Bila hama hama dan penyakit menyerang, maka semprotlah dengan pestisida yang sangat cocok. Bisa pestisida organik atau pestisida sintesis. Maka lakukanlah penyemprotan sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Pemanenan Budidaya Tanaman Melon

Biasanya membudidaya melon itu siap dipanen ketika telah berumur 3 bulan. Ciri-cir buah melon yang sudah siap untuk dipanen untuk jenis Reticalatus antara lain karena serat jala pada permukaan kulitnya sangat tampak jelas dan kasar, permukaan kulitnya sekitar tangkai terlihat retak, dan warna kulit hijau kekuningan dan sudah mulai mengeluarkan aroma khasnya.

Buah melon sebaiknya dipanen ketika sudah tingkat kematangan sampai 90% atau sekitaran 4-7 hari sebelum matangnya sampai 100%.

Baca juga : jenis tanaman hidroponik

Hal ini sangatlah berguna untuk memberikan waktu lebih pada tanaman tersebut.

Pemanenan dilakukan dengan memotong tangkai dengan gunting atau dengan pisau khusus. Tangkai yang dipotong seperti huruf T, jadi pada bagian yang dipotong adalah yang mengarah pada daun bukan pada buah.

Saat pemanenan sebaiknya pada waktu pagi hari sekitaran jam 7-10 dan pemanenan dilakukan secara bertahap. Pilihlah buah melon yang benar-benar sudah siap dipanen.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *