√ Cara Budidaya Ikan Sepat Agar Cepat Besar dan Panen

3 min read

budidaya ikan sepat bagi pemula

Budidaya Ikan Sepat – Ikan sepat adalah sebuah nama golongan ikan air tawar yang termasuk ke dalam golongan Trichogaster, anggota dari suku gurame Osphronemidae.

Di Indonesia, ikan sepat ini lebih dikenal sebagai ikan konsumsi, meskipun beberapa jenisnya banyak yang dijual sebagai ikana hias.

Ikan yang bertubuh pipih jorong, dengan moncong runcing dan mulut kecil, dengan bersusun miring, dalam banyak aneka ukuran. Gurat sisi sempurna, dan bentuk tabung yang kadang-kadang agak lengkung.

Sirip punggung (dorsal) terletak jauh ke belakang, akan tetapi berakhir agak jauh di depan sirip ekor.

Taksonomi  

budidaya ikan sepat
bagi-in.com

Ikan sepat semula digolongkan ke dalam suku Belontiidae, bersama ikan cupang dan kerabatnya. Akan tetapi sekarang suku ini telah digabungkan ke dalam suku Osphronemidae, yang juga mencakup ikan gurame dan sepat kerdil Colisa.

Marga Trichogaster dan berkerabat dengan marga Colisa, anggota kedua marga ini sama-sama mempunyai sirip perut berupa cambuk. Akan tetapi marga Trichogaster mempunyai sirip punggung yang sangat relatif lebih pendek dan indukan lebih besar dari pada Colisa.

Sebagaimana kerabat-kerabat dekatnya, yaitu tambakan, betok, gurane dan juga ikan cupang. Ikan sepat sendiri tergolong ke dalam bangsa Anabantoidei.

Kelompok ini dicirikan oleh adanya organ labirin Labyrinth di insangnya tersebut, yang sangat berguna sekali untuk membantu menghirup oksigen langsung dari udara. Adanya labirin juga ini memungkinkan ikan tersebut hidup di tempat yang miskin oksigen seperti rawa dan sawah.

Jenis Ikan Sepat

budidaya ikan sepat hias
pixabay.com

Ada 4 jenis ikan sepat menurut FishBase maupun dari Integrated Taxonomic Information System (ITIS) dia mendaftarkan empat jenis spesies berikut ini ke dalam genus Trichogaster.

  • Trichogaster leerii (Bleeker, 1852) : sepat mutiara
  • Trichogaster microlepis (Gunther, 1861)
  • Trichogaster pectoralis (Regan, 1910) : sepat siam
  • Trichogaster trichopterus (pallas,1770) : sepat rawa

Satu jenis lagi dalam daftar FishBase, Trichogaster chuna (Hamilton, 1822) dimasukkan ITIS ke dalam marga Colisa sebagai Colisa chuna.

Budidaya Ikan Sepat

budidaya ikan sepat rawa
pixabay.com

Ikan sepat merupakan ikan konsumsi yang nilai ekonominya sangat tinggi apalagi ikan ini merupakan sumber protein. Ikan ini bisa dijual dalam keadaan segar maupun sudah diawetkan menjadi ikan asin, bekasam dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, kini sudah banyak orang yang membudidaya ikan sepat untuk dijadikan sebagai usaha mereka. Untuk itu calonbos.com akan membahas tentang cara budidaya ikan sepat, berikut ini adalah tata caranya sebagai berikut :

Persiapan Kolam Ikan Sepat

Ikan sepat ini dapat anda budidayakan dalam berbagai jenis kolam, mulai dari kolam terpal, kolam beton, kolam tanah dan bahkan anda juga bisa membudidayakan di kolam fiber. Sama seperti budidaya ikan mas yang biasanya dibudidaya di kolam terpal dan kolam beton.

Akan tetapi calonbos.com sarankan untuk lebih memilih memakai kolam terpal.

Kenapa?

Karena dengan memakai kolam terpal tersebut lebih mudah dan tidak mengeluarkan biaya yang cukup besar.

Nah kali ini calonbos.com akan membahas tentang bagaimana cara budidaya ikan sepat di kolam terpal yaitu sebagai berikut :

  • Pertama : Buatlah lubang untuk kolam dengan ukuran lebar 5 meter, panjangnya 10 cm dengan kedalaman hingga 1,5 meter. Selanjutnya anda harus menyiapkan dan pasang media terpal dengan ukuran yang sesuai dengan kolam yang sudah disiapkan sebelumnya.
  • Sebelum bibit ikan dimasukkan ke dalam kolam, pastikan kolam terpal tersebut sudah bersih dari bakteri dan sudah dibersihkan juga dengan larutan air garam atau juga anda bisa memakai insektisida agar menghindari dari bibit yang terserang dari berbagai penyakit. Lalu anda diamkan selama 3 hari.
  • Selanjutnya, isikanlah air ke dalam kolam dengan ketinggian 50 cm jangan terlalu penuh.
  • Jika sudah, maka proses selanjutnya yaitu memasukkan bibit ikan sepat tersebut ke dalam kolam yang sudah disiapkan terlebih dahulu. Dalam setiap kolam diisi ikan sepat sebanyak 100 ekor saja.

Pemilihan Indukan Ikan Sepat

budidaya ikan sepat siam di kolam terpal
pixabay.com

Sebelum anda melakukan budidaya ikan sepat anda harus mengetahui dan dapat membedakan antara indukan jantan dan indukan betina. Lalu berikut ini akan calonbos.com beberkan perbedaan antara ikan sepat jantan dan ikan sepat betina :

Ikan Sepat Jantan :

  • Mempunyai sirip pada punggung yang lebih panjang dan meruncing
  • Mempunyai hiasan berwarna merah cerah pada leher dan perut
  • Ikan ini mempunyai tubuh sama percis dengan postur tubuh ikan gurami

Ikan Sepat Betina :

  • Mempunyai sirip yang membulat dan lebih pendek

Pembenihan Ikan Sepat

Ikan sepat tergolong ikan yang sangat mudah ditemukan, sehingga jika anda ingin melakukan budidaya ikan sepat ini maka budidayanya tersebut tidak terlalu sulit.

Pertama yang harus anda siapkan terlebih dahulu yaitu kolam untuk budidaya ikan sepat tersebut, kolam ikan tersebut dibuat sesuai dengan habitat asli ikan yaitu kolam yang aliran airnya sangat tenang, agar ikan tersebut sangat mudah untuk bertelur.

Jika sudah siap, maka campurkanlah indukan ikan sepat jantan dan ikan sepat betina dengan perbandingan 1:2. Ikan sepat betina yang digunakan untuk pembenihan ini yang sudah matang gonadnya atau telurnya.

Biasanya sebelum melakukan pemijahan ikan sepat yang jantan akan terlebih dahulu membuat sarang busa yang nantinya akan digunakan sebagai tempat merekatkan telur yang nantinya akan dikeluarka dari ikan betina.

Penetasan Telur

budidaya ikan sepat mutiara
pixabay.com

Jika sudah bertelur maka pisahkan antara indukan jantan dan indukan betina. Sesudah itu, diatas pada permukaan kolam sebaiknya diberikan jeremi agar melindungi telur yang ada disarang busa dari sinar matahari ataupun dari hujan.

Hal ini dilakukan karena biasanya telur akan mengambang tepat pada dibawah sarang busa. Telur tersebut akan menetas setelah 24 jam sama seperti budidaya ikan komet yang telurnya itu akan menetas dalam jangka waktu 24 jam.

Beberapa kemudian burayak atau anakan ikan akan mulai aktif berenang. Saat itulah anda pindahkan indukan jantan agar benih ikan tidak dimakan oleh indukan jantan.

Larva atau burayak yang baru saja menetas tersebut belum membutuhkan makanan dari luar hingga burayak tersebut sudah berumur 7 hari setelah masa penetasan, karena para burayak ini akan memakan kuning telurnya tersebut.

Pakan atau makanan ikan sepat yang baik adalah plankton, udang renik, cacing tubifex dan apabila sudah seminggu berikutnya anda dapat memberikan makanan kering seperti pelet yang dihaluskan.

Perawatan Larva Ikan Sepat

Ikan sepat dapat anda rawat di dalam kolam pembesaran setelah ikan sudah berumur 2 bulan. Pada usia inilah, ikan sepat lebih mampu melindungi diri dari para predator.

Untuk hasil yang sangat maksimal, maka anda dapat memberikan makanan berupa tepung daun, dedak, daun singkong, kangkung dan sebagainya.

Pemanenan Ikan Sepat

budidaya ikan sepat di aquarium
pixabay.com

Ikan sepat dapat anda mulai memanennya setelah sudah berumur sekitas 4 bulan, tetapi tergantung dengan jenis ikan sepat yang anda budidayakan.

Pemanenan ini dapat anda lakukan pada saat pagi hari atau di waktu sore hari. Dan untuk pemanenan jangan saat waktu siang hari karena sedang panas-panasnya sinar matahari.

Cara pemanenan ikan ini dapat dilakukan dengan cara menguras air kolam terlebih dahulu atau dengan cara menjaring ikan.

Demikianlah artikel pembahasan tentang cara budidaya ikan sepat yang caranya sangat mudah dan sama seperti budidaya ikan baung dan budidaya ikan komet.

Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan yang lainnya tentang budidaya ikan.

Terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *