√ Tips Rahasia Budidaya Ikan Komet Banyak Disukai Orang

6 min read

budidaya ikan komet dalam akuarium

Budidaya Ikan Komet – Ikan komet merupakan salah satu jenis ikan hias yang sangat populer di negara Indonesia. Ikan yang merupakan jenis ikan air tawar. Corak pada ikan komet ini sama percis dengan warna ikan mas.

Ikan ini memang masih satu kerabat dekat dengan ikan mas bahkan masih satu family dengan ikan mas. Ukuran ikan tersebut sama dengan ukuran ikan mas lainnya yang berukuran kecil. Bahkan ikan komet ini di kategorikan dalam jenis ikan mas koki karena kesamaan fisik.

Biasanya ikan komet dipelihara sebagai ikan hias dan di tempatkan di akuarium. Habitat asli dari ikan ini yaitu diperairan air tawar, seperti sungai, danau, hingga kolam ikan alami. Ikan komet juga dapat hidup di dalam air dengan kedalaman sampai 20 meter dengan pH 6-8.

Mengenal Ikan Komet

budidaya ikan komet
dekoruma.com

Ikan komet merupakan salah satu ikan yang sama jenisnya seperti ikan maskoki. Ikan komet ini pertama dibudidayakan di negara Amerika pada akhir abad ke-19. Nama ikan komet ini diambil dari nama benda luar angkasa yaitu komet Helley.

Ikan komet ini mempunyai ketahanan pada tubuh yang sangat baik dibandingkan dengan ikan maskoki. Ikan ini juga harganya sangat terjangkau, oleh karena itu ikan komet ini sangat banyak diminati oleh para konsumen pecinta ikan hiasa. Sama seperti budidaya ikan wader yang sangat banyak diminati oleh para konsumen ikan.

Ikan komet atau nama latinnya Carrasius Auratus banyak dibudidayakan oleh masyarakat Cina pada tahun 1729. Awalan wujud ikan ini sama percis dengan ikan mas koki. Dikarenakan memang kedua ikan ini ini datang dari satu jenis, yaitu dari jenis keluarga Cyprinidae.

Lalu pada saat Dinasti Ming pada tahun 1368-164 popularitas ikan komet ini semakin tinggi. Sekarang inilah bermunculan ikan mas koki dengan tubuh yang memang sangat unik serta sangat beragam. Setelah itu penyebaran ikan komet ini berkembang ke Jepang.

Ciri-Ciri Ikan Komet

  • Ciri ikan komet dia mempunyai bentuk tubuh yang sedikit memanjang dan memipih tegak (Compresed)
  • Letak pada mulutnya terletak pada ujung tengah dan dapat disempulkan
  • Bagian pada ujung mulutnya mempunyai dua pasang sungut
  • Di dalam ujung mulut ikan komet ditutupi oleh sisik kecuali beberapa varietas yang mempunyai beberapa sisik
  • Sisik bagian ikan komet termasuk sisik sikloid dan kecil
  • Sirip pada bagian punggung ikan komet tersebut memanjang dan pada bagian belakangnya berjari keras
  • Letak sirip pada bagian punggung bersebrangan dengan sirip perut
  • Garis rusuk yang mempunyai ikan komet ini sangat tergolong lengkap, berada pada bagian pertengahan tubuh dan melentang dari tutup insang sampai ke ujung belakang pangkal ekor

 Jenis Ikan Komet

budidaya ikan komet di ember
pixabay.com

Kepribadian pada ikan komet memang sangatlah tenang sehingga sangatlah cocok untuk anda yang memang menginginkan untuk membudidayakan ikan komet ini.

Ikan ini rata-rata berukuran 4 inci ini memang sangat memerlukan akuarium yang berukuran 60 liter.

Berikut ini adalah beberapa jenis ikan komet yang sangatlah populer dikalangan pecinta ikan hias yaitu :

Komet Sara

Jenis ikan komet sara ini termasuk ke dalam tipe ikan mas komet dengan ekor yang bercabang. Kebanyakan dari jenis ikan ini yang sangat dominan berwarna outih baik pada tubuh maupun oada bagian sirip dan ekornya juga.

Ciri khusus yang akan dapat terlihat pada jenis ikan ini yaitu pada pola warna merah dibagian atas kepalanya.

Ikan komet sara ini sangatlah cantik mengingatkan anda dengan kencatikan ikan cupang dan ikan mas koki. Tamppilannya yang sangat cantik dan sangatlah cocok untuk dipelihara bahkan cocok untuk dibudidayakannya.

Komet Hitam Putih

Ikan komet ini termasuk ke dalam tipe double tail atau ekor bercabang. Seperti namanya ikan ini mempunyai warna hitam dan putih dengan corak hitam.

Ikan komet ini sangatlah terlihat cantik dan akan lebih cantik lagi jika anda melihatnya dari bagian atas akuarium. Ekor dam warna ikan baung tersebut benar-benar akan terlihat sangat indah.

Komet Harimau

budidaya ikan komet di aquarium
pixabay.com

Ikan komet harimau merupakan jenis ikan yang sangat mahal diantara jenis ikan yang lainnya. Jenis ikan ini masih sangat jarang dijual di pasar-pasar ikan hias. Mereka biasanya didapat pada pembudidaya ikan langsung atau denga pecinta ikan hias. Berbeda dengan budidaya ikan sepat yang harganya masih sangat terjangkau.

Dinamakan dengan ikan komet harimau ini karena ikan ini mempunyai corak belang-belang seperti corak harimau. Ikan ini semakin cantik dengan ekornya yang panjang dan mengembang. Corak pada ekornya lebarnya inilah yang menjadikan ciri khas ikan komet harimau.

Komet Rain Garden

Mendengar nama rain garden mungkin anda akan berpikir dengan taman yang hijau, akan tetapi jika berhubungan dengan ikan komet maka tidak ada kata hijau. Varietas ikan ini berwarna putih solid seperti albino, akan tetapi dia bukan jenis albino.

Warna matanya tetapi hitam seperti ikan komet yang lainnya. Warna putih pada ikan komet garden ini akan membuat ikan ini sangat terlihat cantik ditambah double tailnya.

Komet Tanco

Jenis ikan komet tanco ini mempunyai pola kesamaan dengan jenis ikan koi tancho. Mereka termasuk dalam klasifikasi komer berekor tunggal. Warna pada ikan ini putih seutuhnya dengan pola bulat berwarna merah pada bagian kepalanya.

Komet Sarasa

Jika sebelumnya ada jenis ikan koi tancho, maka yang satu ini mempunyai warna dan pola yang sangat mirip dengan ikan koi termahal kohaku. Mereka termasuk dalam jenis ikan komet double tail atau ekor ganda.

Warnanya benar-benar mirip dengan kohaku apalagi yang berwarna merah dan putih. Jika tidak mampu membeli kohaku setidaknya anda bisa memuaskan diri dengan membeli ikan komet berjenis sarasa ini.

Komet Shubukin

Masih dari jenis ikan  komet yang menjadi versi mini dari ikan koi, yaitu ikan komet shubukin. Warna pada ikan ini sama dengan jenis ikan koi shubukin, yaitu bercak-bercak hitam diatas tubuh berwarna putih dengan pola merah.

Cara Budidaya Ikan Komet

budidaya ikan komet slayer
pixabay.com

Untuk anda yang ingin memelihara ataupun yang ingin budidaya ikan komet yang harus anda ketahui yaitu anda harus tahu perbedaan antara ikan komet yang betina maupun komet yang jantan.

Karena cukup sulit untuk membedakannya, banyak orang yang memilih untuk langsung saja bertanya-tanya kepada penjual ikan hias ini jika anda menginginkan belajar langsung kepadanya. Anda bisa menanyakan tentang perbedaan jantan dan betina.

Walaupun sulit, untuk membedakan antara ikan jantan dan ikan betina, tetapi ikan tersebut mempunyai ciri khusus yang akan membedakan antara keduanya.

Yang paling mudah untuk membedakannya yaitu dengan memencet bagian dubur ikan komet yang akan dibahas lebih lanjut nanti.

Kunci utama kesuksesan dalam bisnis ikan komet di akuarium ini yaitu dengan selalu menjaga kondisi air di dalam akuarium. Yang dimaksud adalah dengan selalu menjaga kondisi akuarium agar selalu bersih serta bagus. Budidaya ikan ini sama halnya dengan budidaya ikan mas yang kondisi airnya harus bersih.

Berikut ada beberapa cara budidaya ikan komet yang sangat ampuh se yaitu :

Pemilihan Indukan Ikan Komet

budidaya ikan komet di rumah
pixabay.com

Ikan komet yang nantinya akan dijadikan indukan pastinya yang sudah matang gonadnya. Ciri-ciri ikan komet yang sudah matang gonadnya yaitu sebagai berikut :

Ikan Komet Jantan

  • Pada bagian sirip dada tersebut terdapat bitnik-bintik bulat menonjol dan apabila diraba maka akan terasa kasar
  • Apabila perut diurut secara pelan ke arah lubang genital maka akan mengeluarkan cairan yang berwarna putih

Ikan Komet Betina

  • Pada bagian sirip dadanya terdapat bitnik-bintik dan apabila anda merabanya maka akan terasa halus
  • Perutnya berasa lembek dan lubang genital kemerahan, apabila perut ikan tersebut anda pencet atau anda urut maka akan keluar cairan kuning bening

Selain itu juga, kedua calon indukan pun harus sudah berumur minimal sekitar 8 bulan. Biasanya ikan yang sudah matang gonadnya akan gonadnya akan terlihat berkejaran apabila anda satukan dalam satu kolam.

Persiapan Kolam Pemijahan

Kolam yang nantinya akan digunakan akuarium yang mempunyai ukuran minimal sekitar 60x50x40 cm. lalu masukkan air ke dalam akuarium dengan ketinggian sekitar 35 cm, akan tetapi air tersebut telah didiamkan atau sudah diendapkan selama 24 jam.

Pada akuarium diberikan substrat tanaman air atau tanaman yang mengapung seperti eceng gondok atau tanaman hias teratai sama seperti budidaya ikan wader.

Pemijahan Ikan Komet

Setelah kolam akuarium dan indukan sudah siap, selanjutnya pada saat sore hari masukkan indukan ke dalam kolam akuarium. Perbandingan antara jumlah indukan yang telah dimasukkan dalam kolam akuarium yaitu 1 jantan 3 betina.

Pemijahan pada ikan komet akan terjadi pada saat malam hari hingga dini hari, biasanya telur-telur ikan komet tersebut akan menempel pada eceng gondok yang diletakkan di dalam akuarium tersebut.

Setelah sudah pemijahan, maka penetasan telur akan dilakukan dengan segera, ikan komet ini tergolong dengan ikan yang tidak memelihara telurnya sehingga telur yang sudah menempel pada eceng gondok sebaiknya segera diangkat dari akuarium.

Hal ini dimaksudkan agar telur tersebut tidak dimangsa oleh ikan komet.

Penetasan Telur Ikan Komet

cara budidaya ikan komet
pixabay.com

Setelah dilakukannya pemijahan, maka indukan pada ikan komet tersebut harap dikeluarkan dari akuarium. Telur-telur yang menempel pada eceng gondok akan menetas setelah 3 hari. Penetasan ikan komet ini sama seperti penetasan budidaya ikan mas.

Jika sudah menetas menjadi larva maka ambil eceng gondok tersebut yang ada di dalam akuarium. Maka lakukanlah pergantian air tersebut dengan air yang baru yang sudah diendapkan selama 24 jam.

Pembenihan dan Pemberian Pakan Ikan Komet

Pembenihan adalah sebuah teknik memelihara ikan komet berikutnya, wadah yang akan digunakan untuk pembibitan haruslah wadah yang sudah dikeringkan di bawah sinar matahari selama 1-3 hari. Hal ini bertujuan untuk membunuh bibit-bibit parasit.

Lalu larutkan pupuk yang berasal dari kotoran ayam dengan air sampai larut. Setelah sudah 2 hari maka bibit mulai ditanam dan dibiarkan dahulu selama 7 hari agar tumbuh dan berkembangbiak.

Setelah sudah memasuki hari yang ke-7 larva ikan komet dipindahkan ke wadah guna untuk pemeliharaan. Pakan tambahan akan diberikan setelah sudah 15 hari pemeliharaan, setelah sudah 1 bulan akan terlihat bentuk asli dari ikan anakan komet ini.

Penyeleksian dilakukan dengan menentukan ikan komet yang mempunyai bentuk sama dengan induknya, ikan komet yang tidak sesuai dengan bentuk induknya bisa dipindahkan ke kolam lain.

Pemeliharaan Larva Ikan Komet

Larva ikan komet yang telah berguguran seminggu atau telah berukuran sebesar jarum, sudah mulai dapat memakan pakanan alami yang sesuai dengan besar mulutnya.

Setelah sudah mencapai 2 minggu pemeliharaan, maka anda berikan pakan tambahan yang diperlukan ikan komet dan kolam harus mempunyai aliran air yang masuk.

Setelah ikan sudah berumur satu bulan maka pakan yang akan diberikan dapat berupa pelet atau roti yang sudah dihancurkan.

Pemanenan Ikan Komet

budidaya ikan hias komet
pixabay.com

Karena ikan komet merupakan jenis ikan hias, pemanenan biasanya dilakukan secara selektif atau diambil yang besar saja.

Namun anda juga bisa melakukan pemanenan secara total dengan tujuan budidaya ikan komet lebih lanjut.

Dalam pengangkutan pemanenan ikan komet ini sebaiknya anda lakukan secara terbuka, karena ikan komet ini sangat mudah sekali stres. Sama seperti anda budidaya ikan wader saat proses pemanenan harus secara terbuka agar tidak stres.

Demikian artikel tentang pembahasan Budidaya Ikan Komet. Semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan budidaya yang berikutnya.

Terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *