√ Rahasia Budidaya Ikan Gabus [Agar Dapat Omset Jutaan]

4 min read

budidaya ikan gabus hias

Budidaya ikan gabus dibilang tidak sepopuler pada ikan air tawar yang lainnya. Namun jika anda perhatikan lebih dalam lagi, ternyata budidaya ikan gabus ini bisa menghasilkan omset yang cukup tinggi.

Ikan gabus ini masih kalah populernya dengan ikan lele, bandeng dan juga ikan gurame. Padahal kalau anda telusuri lagi, ikan ini justru mempunyai nilai pada gizi yang cukup tinggi.

Jenis Ikan Gabus

ternak ikan gabus
pixabay.com

Percaya atau tidak, ikan gabus ini mempunyai asam amino esensial dan non asensial. Bahkan, ikan ini dipercaya mampu membantu proses penyembuhan pada luka bakar, hepatitis dan juga infeksi pada paru-paru.

Sehingga sangat baik sekali apabila ikan ini diberikan kepada ibu hamil, bayi, dan anak-anak. Cuma sangat sayang sekali, popularitas pada ikan gabus ini tidak setenar pada ikan yang lainnya.

Makanya sangat jarang orang yang membudidaya ikan ini.

Ada 3 jenis ikan gabus ini yang paling banyak dibudidayakan yakni :

  • Great Snackhead (1 meter)
  • Forest Snackhead (40 cm)
  • Channa Gacua, jenis pada ikan ini yang paling kecil dan paling banyak dibudidayakan. Bentuk ikan ini mirip seperti ular, licin dan sangat lincah seperti ikan lele. Jadi jika anda ingin membudidayakan ikan gabus jenis ini maka berhati-hati karena ikan ini bisa melompat kearea yang lain.

Usaha Budidaya Ikan Gabus, Apakah Menguntungkan?

cara budidaya ikan gabus
pixabay.com

Mungkin banyak orang yang malas untuk mencoba membudidaya ikan gabus ini, karena jangka waktu panennya yang terlalu lama, yaitu bisa mencapai 6-7 bulan.

Kalau awal-awal untuk membuka usaha sudah pasti orang malas karena harus rela buang banyak energy merawat ikan sampai besar.

Belum lagi kalau ikannya nanti mati. Ini bisa membuat yang membudidaya ikannya bisa stres kalau orangnya sudah mengharapkan untung yang cepat. Apabila anda termasuk salah satu dari orang ini, maka bisnis ikan ini sangat tidak cocok untuk anda.

Nah, soal harga. Ikan gabus ini dipatok antara Rp.30.000 – Rp.45.000. jauh lebih mahal bila anda bandingkan dengan ikan nila dan ikan tawar yang lainnya. Kalau manajemen pengelolaan ikan bagus, dipastikan seseorang pengusaha mampu menjadi jutawan dengan cepat . Asal rajin dan telaten.

Budidaya Ikan Gabus Di Kolam Terpal, Tanah Dan Beton

ternak ikan gabus kolam terpal
pixabay.com

Anda bisa memilih untuk membudidaya ikan gabus tersebut sesuai dengan situasi di tempat anda. Pilihannya ada kolam terpal, kolam tanah, dan juga kolam beton.

Sesuaikan tempat budidaya ikan gabus tersebut sesuai dengan kemampuan. Jangan terlalu memaksakan diri untuk menggunakan tempat yang membutuhkan modal sangat besar, karena akan membebani diri anda nantinya.

Berikut ini beberapa poin penting yang harus anda ketahui tentang ketiga jenis kolam pemeliharaan ikan gabus yaitu :

Kolam Terpal

Sekarang ini, penggunaan pada kolam ikan terpal untuk berbagai jenis ikan sangatlah populer, contohnya pada budidaya ikan discus, banyak para pembudidaya ikan tersebut yang memilih menggunakan kolam ikan terpal.

Banyak juga jenis ikan lain yang membudidayakan di kolam tersebut. Penggunaan kolam terpal tersebut tentunya akan lebih praktis dan sangat mudah, pembuatanya juga akan lebih praktis dan terbilang sangat mudah.

Pembuatan kolam terpal juga terbilang sangat murah dibandingkan dengan kolam dari semen maupun dari tanah dan tentunya juga mempunyai beberapa keunggunalan antara lain :

  • Sangat bagus untuk daerah yang tidak mudah untuk mendapatkan air
  • Menjaga kestabilan suhu pada kolam
  • Tidak terlalu baud an juga berbeda dengan menggunakan kolam ikan yang terbuat langsung dari media tanah
  • Lebih mudah dan praktis saat melakukan pemanenan
  • Jarang menemukan penyakit maupun hama dan juga bakteri

Kolam Beton

Budidaya ikan gabus di kolam beton ini memang harus memerlukan persiapan dan juga perawatan yang akan berbeda dengan budidaya ikan mas koki dengan menggunakan 2 media kolam jenis lainnya.

Walaupun sebenarnya untuk proses dianggap paling bagus diantara yang lainnya. Maka berikut ini beberapa kelebihan ketika menggunakan kolam beton yaitu :

  • Berbeda dengan kolam tanah, air yang dialiri tidak mudah kotor dan lebih higenis
  • Jauh lebih awet untuk struktur pada kola ini dibandingkan dengan struktur kolam yang lainnya
  • Lebih tahan dan akan lebih jarang membutuhkan perawatan lebih
  • Mudah untuk dibersihkan pada masa pemanenan
  • Ikan yang dihasilkan saat waktu pemanenan tidak akan bau tanah ataupun lumpur

Memilih Indukan Gabus Jantan Dan Betina

ternak ikan gabus di aquarium
pixabay.com

Untuk menjalankan usaha budidaya ikan gabus ini, anda harus memilih indukan jantan dan betina yang mempunyai kualitas bagus. Ini akan sangat berpengaruh pada hasil panen yang akan didapatkan nantinya.

Untuk membedakan antara ikan gabus betina maupun jantan, anda bisa melihatnya dari tanda tubuh ikan tersebut. Untuk ikan gabus jantan bentuk kepalanya cenderung oval dan tubuhnya gelap, ada bagian lubang genital berwarna merah pada bagian tubuh bawahnya.

Ikan gabus betina biasanya tubuhnya berwarna lebih terang dengan kepala yang cenderung bulat. Pilih untuk indukan gabus jantan ini yang mempunyai berat minimal 1 kg.

Proses Pemijahan Ikan Gabus

budidaya ikan gabus toman
pixabay.com

Setelah sudah menemukan indukan ikan gabus, selanjutnya anda masuk pada proses pemijahan. Pada proses pemijahan ini, anda memasukkan sekitar 30 indukan jantan dan 40 indukan betina ke dalam bak yang sama agar terjadi pemijahan.

Bak untuk pemijahan ini bisa dibuat dari bahan beton yang berukuran 7x5x3 meter.

Di dalam bak beton tersebut, anda bisa menambahkan air setinggi 50 cm dan membiarkan airnya mengalir. Selain itu juga, bak beton tersebut bisa ditambahkan tanaman air seperti eceng gondok agar membuat ikan lebih nyaman pada saat proses pemijahan.

Pada proses pemijahan akan membuat ikan gabus betina bertelur. Telur tersebut bisa anda bawa dengan alat sekupnet halus dan membiarkan telur tersebut menetes secara alami.

Pada saat proses ini, anda harus rajin melakukan pengontrolan pada kolam tersebut, pasalnya, satu indukan betina ternyata bisa mengeluarkan 10 ribu lebih telur di dalam kolam.

Proses Penetasan Telur Ikan Gabus

budidaya ikan gabus dalam drum
pixabay.com

Agar anda lebih mudah mengontrol kondisi telur akan lebih baik bila proses penetasan telur tersebut dilakukan di dalam aquarium. Anda perlu menyiapkan aquarium yang berukuran 70x45x45 cm. Isilah aquarium tersebut dengan air setinggi 40 cm, jagalah suhu air mencapai 20o C.

Masukkan telur ikan gabus tersebut ke dalam aquarium sebanyak 7 butir per centimeter persegi. Telur ikan gabus tersebut akan menetes sekitar 24 jam setelah dimasukkan ke dalam aquarium.

Setelah sudah menetes telur tersebut, larva pada ikan gabus tidak perlu langsung anda kasih makan selama dua hari. Alasanya, ikan-ikan kecil ini masih mempunyai cadangan makanan dalam tubuhnya setelah menetes.

Setelah larva pada ikan gabus sudah berusia 2 hari, anda bisa langsung memberikan makanan seperti Nauplii Artemia, dengan jatah makan 3x dalam sehari. Anda juga perlu menjaga kepadatan pada aquarium, yaitu 5 larva 1 liter air.

Setelah berusia 5 hari, anda bisa memberikan ikan gabus makanan tambahan, contohnya daphnia sebanyak 3x sehari. Perhatikan juga kualitas pada air di daldam aquarium agar larva tersebut bisa bertahan hidup.

Menebar Benih Ikan Gabus dan Memberikan Pakan

ternak ikan gabus di kolam beton
pixabay.com

Apabila benih ikan sudah berusia 2 minggu, maka sudah saatnya untuk disebar ke kolam. Satu hal yang harus anda ingat, seminggu sebelum pembenihan ikan gabus tersebut dimasukkan ke dalam kolam maka pastikan bahwa air di dalam kolam tidak dialirkan selama seminggu.

Pada waktu pagi hari adalah waktu yang sangat ideal sekali untuk memasukkan benih ikan gabus ke dalam kolam. Setelah ikan tersebut sudah berada di dalam kolam, maka jangan anda berikan selama 2 hari. Setelah 2 hari, anda bisa baru anda bisa memberikan makanan.

Selama di dalam kolam, anda harus memperhatikan pakan ikan gabus tersebut. Selain pelet, anda juga bisa memberikan pakan berupa anakan rayap, ikan teri, dan juga daging ampas dapur. Ikan gabus juga biasa memakan ikan-ikan kecil.

Selain itu juga, pastikan untuk tidak telat dalam memberikan pakan pada benih ikan  gabus tersebut. Alasannya, ikan gabus termasuk kanibal. Jadi, ikan ini bisa saling makan memakan, ketika sedang lapar dan tidak ada bahan makanan lainnya.

Proses Panen

budidaya ikan gabus di kolam beton
pixabay.com

Keunikan dari budidaya ikan gabus ini adalah peluang anda untuk melihat kebutuhan pasar. Bahkan anda juga bisa melakukan proses panen secara bertahap-tahap di dalam tiap kolam. Ikan gabus merupakan ikan air tawar yang mempunyai daya tahan tinggi.

Manfaat yang dimiliki ikan gabus ini sangatlah beragam yang dimilikinya. Jangan lupa anda perlu menyortirnya atay memisahkan setiap bulannya. Pilihlah ukuran pada ikan gabus yang sama besarnya dan pisahkan dengan yang berukuran lebih besar ataupun lebih kecil.

Kelompokkan ikan gabus tersebut berdasarkan bentuk fisik dan besarnya ukuran mereka, ini untuk mencegah adanya sifat makan memakan ikan yang lebih kecil.

Demikian rangkaian proses tata cara budidaya ikan gabus yang dapat anda laksanakan ditiap rumah anda agar menghasilkan panen yang berlimpah.

Selamat mencoba. Semoga bermanfaat.

Terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *