√ Rahasia Budidaya Ayam Joper [Raup Omset Ratusan Juta]

4 min read

cara budidaya ayam

Budidaya Ayam Joper – Ayam joper merupakan sebuah singkatan dari ayam jawa super.

Ayam ini merupakan salah satu jenis ayam yang saat ini memang sedang digeluti oleh banyak masyarakat Indonesia.

Ayam joper merupakan hasil perkawinan silang antara ayam jantan kampung dengan ayam betina petelur.

Banyak sekali keuntungan yang dapat anda peroleh dari bisnis ayam joper ini, diantaranya yaitu dia mempunyai kemampuan tumbuh sangat cepat dari pada ayam kampung yang lainnya.

Sehingga ayam ini pada masa pemanenannya pun lebih cepat, dan harga jual pasaran ayam ini cenderung sangat tinggi dan lebih stabil, sehingga dapat memberikan keuntungan lebih dari pada peternak.

Analisa Usaha Ayam Joper

cara budidaya ayam joper
pixabay.com

Bisnis yang satu ini seakan-akan tidak akan pernah mati, mengingat karena sebuah kebutuhan ayam di negara Indonesia ini memang cukuplah tinggi.

Bisnis ini sama seperti bisnis budidaya burung wallet yang tidak akan pernah mati karena sarang wallet tersebut merupakan salah satu kebutuhan manusia.

Budidaya ayam joper ini seakan-akan memberikan keuntungan bagi yang ingin memulai usaha ini.

Semua kalangan pasti akan bisa untuk menjalankan usaha ini asalkan tekun dan mempunyai kemauan yang sangat tinggi.

Berikut ini merupakan salah satu analisa budidaya ayam joper, yaitu sebagai berikut :

Biaya Operasional

budidaya ayam joper di lahan sempit
pixabay.com

Dalam melakukan budidaya ayam joper, tentu akan membutuhkan biaya operasional yang sangat tinggi.

Bagi anda yang ingin melakukan budidaya ayam joper, anda harus membutuhkan dana sebanyak Rp. 11.000.000 untuk pembelian bibit atau itik ayam, pembuatan kandang, dan juga pakan dan kebutuhan yang lainnya.

Lalu selain itu juga anda harus menyiapkan biaya yang harus terpenuhi.

Biaya tetap tersebut meliputi beberapa kebutuhan yaitu pakan, vitamin, dan juga kebutuhan yang lainnya.

Untuk biaya tetapnya sekitar Rp. 1.700.000. Biaya tersebut untuk kebutuhan pembelian pakan, alat pakan ayam, alat listrik, vitamin, dan yang lainnya membutuhkan sampai Rp.9.000.000.

Maka dari itu total biaya operasional keseluruhannya yaitu Rp.10.700.000.

Peminat dan Harga Jual

budidaya ayam joper youtube
pixabay.com

Ayam joper mempunyai peminat yang cukup tinggi , karena dapat dikonsumsi oleh semua kalangan muda maupun tua.

Berbagai usaha kuliner seperti rumah makan, restoran pasti akan membutuhkan ayam joper sebagai salah satu hidangan yang terfavorit di rumah makan tersebut.

Kebutuhan rumah tangga akan protein dari daging ayam juga sangatlah tinggi, mengingat kandungan pada protein ayam tersebut sangatlah tinggi.

Ayam joper juga dapat anda jual di pasar-pasar atau di supermarket maupun di swalayan.

Untuk harga jual ayam joper ini per ekornya dapat mencapai harga Rp.80.000. untuk harga per ekor dapat naik bisa juga akan turun tergantung pasarannya.

Kelebihan dan Kekurangan

ternak ayam joper pemula
pixabay.com

Setiap usaha pasti akan mempunyai kekurangan dan juga akan mempunyai kelebihan tersendiri.

Usaha pada budidaya ayam joper ini hanya saja mempunyai satu kekurangan, yaitu persaingannya yang sangatlah banyak.

Kekurangan ini tidak menjadikan sebagai masalah bagi anda yang telah menjalankannya, mengingat kebutuhan pada ayam joper juga memang sangatlah tinggi.

Seperti yang sudah disampaikan di atas, ayam dapat dipelihara dengan sangat mudah.

Hal inilah yang menjadikannya kelebihan dari ternak ayam joper ini.

Usaha ayam joper ini dapat dibilang sangatlah menguntungkan dan akan mampu memberikan pendapatan yang sangat menjanjikan.

Lalu disamping itu juga, ternak ayam dapat dilakukan oleh semua kalangan masyarakat.

Cara Mudah Budidaya Ayam Joper

budidaya ayam joper 2018
pixabay.com

Berikut ini adalah cara mudah dalam budidaya ayam joper, yang dapat dijadikan sebagai referensi untuk anda yang masih pemula untuk melakukan usaha budidaya ayam joper ini.

Cara budidaya ayam joper memang ada sedikit perbedaan dengan cara budidaya kroto.

Mempersiapkan Bibit

budidaya ayam joper pdf
pixabay.com

Hal yang sangat penting dalam budidaya ayam joper ini adalah bibit ayam itu sendiri. Kuliatas dari bibit itu juga akan menentukaan usahanya kedepan.

Bibit yang ukurannya besar itu akan sangat membutuhkan bagi anda yang ingin usaha budidaya ayam joper dengan daging yang cukup tebal.

Disamping itu juga, ada beberapa ciri-ciri dari bibit ayam yang nantinya sudah siap untuk diternakkan.

Ciri yang paling awal adalah mempunyai mata yang bersinar dan juga mempunyai bulu yang mengkilap dan bersih.

Lalu selain itu juga, bibit ayam joper harus selalu sehat secara fisik dan tubuh yang sangat tegap.

Apabila anda menemukan beberapa bibit yang tidak sesuai dengan ciri-ciri yang sudah disebutkan, maka sebaiknya anda menghindarinya.

Karena hal ini akan sangat berpengaruh dengan kualitas dari ayam itu sendiri.

Kandang dan Peralatan

budidaya ayam joper pola hcs
pixabay.com

Pemanas

Untuk DOC ayam dengan jumlah 100-250 ekor sudah cukup dengan cara menggunakan lampu bohlan yang berwarna kuning dengan ukuran 100 watt per 100 ekor anda dapat memberikannya sebanyak 1 lampu bohlam.

Tempat Pakan

budidaya ayam joper 2017
pixabay.com

Untuk tempat pakan ayam joper ini, anda dapat menggunakan yang ukuran lebih kecil, akan tetapi jumlahnya sangat banyak, agar ayam bisa mendapatkan pakan dengan cara merata dan tidak terjadi rebutan antar yang lain.

Tempat Minum

Sama seperti tempat pakan, lebih baik anda menggunakan tempat ukuran yang kecil, namun jumlahnya tersebut banyak, dari pada ukuran yang besar tapi jumlahnya hanya terbatas.

Untuk ayam yang masih itik, tempat minum dapat anda berikan kerikil/batu kecil-kecil supaya ayam cuma dapat mengambil minum.

Tanpa harus masuk ke dalam tempat minum (Apabila ayam tidak jarang masuk ke tempat minum, ditakutkan akan terkena virus atau mungkin kedinginan, sampai menyebapkan kematian).

Ukuran Kandang

beternak ayam joper
pixabay.com

Untuk pada masa grower, 2 meter persegi itu sudah merasa cukup untuk 100 itik ekor ayam.

Nantinya semakin lama akan semakin besar pada ukuran ayam tersebut, maka anda akan dapat pindahkan ke kandang ayam yang lebih besar.

Untuk ukuran rata-rata ayam joper yaitu yang sudah berumur 2 bulan per 1 m2 untuk kandang ayamnya, dan merasa sudah cukup untuk menampung 9-10 ekor ayam joper tersebut.

Lantai Kandang

Untuk pada masa yang breeding, anda dapat menggunakan sekam lalu anda dapat mencampurnya dengan pasir agar menyerap kotoran-kotoran dan agar kandang tersebut tidak bau.

Ketika anda ingin pembesaran dan masa finisher, anda dapat memindahkan ke kandang yang ukurannya sangat luas dan yang mempunyai lantai kandang sekam dan juga pasir yang sangat tebal.

Memberikan Vitamin

budidaya ayam joper nasa
pixabay.com

Vitamin merupakan salah satu menjadi sarana pertumbuhan pada bibit ayam dan akan membuat ayam joper itu sendiri terhindar dari macam berbagai penyakit.

Ada empat jenis vitamin yang harus anda persiapkan terlebih dahulu untuk usaha budidaya ayam joper ini, diantaranya yaitu vita chick, vita stress, neo medril, dan fortevit.

Untuk pada pemberian vitamin anda harus mengaturnya sesuai dengan umur bibit ayam joper tersebut.

Untuk anda yang ingin memberikan vita chick dapat memberikannya pada saat usia ayam berada pada usia tujuh hari. Anda juga dapat memberikan air gula pada saat bibit yang baru berusia satu hari.

Memberi Pakan

cara budidaya ayam joper
pixabay.com

Selain vitamin, untuk pemberian pakan juga sangatlah penting untuk keberlangsungan hidup ayam joper tersebut.  Untuk anda yang ingin memberikan pakan ayam dapat memberikan BR murni, voer, air gula jawa, dan lain-lain.

Air gula jawa dapat diberikan pada ayam yang baru saja datang, dan juga dapat anda memberikannya untuk bibit ayam yang baru sampai berusia 1 bulan.

Dalam pemberian pakan ayam joper, anda harus memastikan untuk diberikan dengan cara merata dan atur juga camburan sayur dengan bekatul sesuai dengan kebutuhan ayam tersebut.

Memanen Ayam Joper

Memanen Ayam Joper
pixabay.com

Ayam joper akan berhasil dipanen saat ayam sudah meranjak ke usia 6 minggu. Bobot pada ayam yang dapat anda jual berada pada kisaran 0,7-0,9 kilogram.

Apabila berlanjut sampai 3 bulan, maka bobot ayam joper tersebut semakin lama akan menjadi meningkat sampai 1,1 kilogram. Pemanenan ayam joper ini memang cukup berbeda dengan pemanenan budidaya cacing sutra dan juga dengan cara budidaya kroto

Dalam membudidaya ayam joper ini, anda harus memastikan untuk pemisahan ayam yang terkena penyakit atau bakteri.

Budidaya ayam joper menjadi salah satu usaha yang peminatnya sangat cukup banyak. Hal tersebut dikarenakan peminat ayam yang sangat tinggi di masyarakat Indonesia.

Selain itu juga, budidaya ayam joper ini termasuk budidaya yang sangat mudah untuk dilakukan oleh siapa saja.

Usaha yang satu ini juga dapat mendulang keuntungan dalam waktu yang tidak lama.

Cukup sudah pembahasan tentang budidaya ayam joper yang sangat mudah untuk anda lakukan.

Selamat mencoba, semoga berhasil.

Terimakasih.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *