√ Biografi dan Sejarah Habib Ali Zainal Abidin Al Jufri

7 min read

habib ali aljufri

Biografi Habib Ali Zainal Abidin Al Jufri – Nama asli beliau adalah Habib Ali Zainal Abidin bin Abdurrahman al Jufri beliau dilahirkan di kota Jeddah, Saudi Arabia.

Tepatnya disebelum fajar pada hari jum’ah, 16 April 1971 bertepatan pada 20 Safar 1391 H, yang masih  keturunan dengan Rasulullah Saw.

Ayah beliau bernama Habib Abdurrahman bin Ali bin Muhammad bin Alawi dan ibunya bernama Syarifah Marumah binti Hasan bin Ali binti Hasan bin Alwi bin Ali Al Jufri.

Habib Ali Zainal Abidin al Jufri adalah pendiri dan direktur jenderal tabah yayasan dan deputi dean dari  Darul Musthafa pimpinan Habib Umar bin Hafidz untuk study Islam.

Baca juga Biografi Habib Umar bin Hafidz terlengkap

 Bila Anda bisa mencintai seseorang tanpa syarat, tanpa alasan, Anda bisa mulai memahami kasih tanpa pamrih dari Allah untuk Anda.

Garis Keturunan Habib Ali Al Jufri

habib ali zainal abidin aljufri
sumber google : rumah muslimin.com

Ali Zainal Abidin bin Abdurrahman bin Ali bin Muhammad bin Alawi bin Alawi bin Ali bin Ahmad bin Alawi Abdurrahman al Mawlah Arsha bin Muhammad bin Abdullah al Tarisi bin Alawi al Khawas anak Abu al Jifri anak Bakr bin Muhammad Ali bin Muhammad Murbat Sahib Ali Khali ‘Qassam bin Alawi putra Muhammad bin Alawi bin Ubaidillah dari Ahmad al Muhajir ila Allah bin Muhammad An Naqib bin Ali al Uraidhi bin Ja’far Shadiq bin Muhammad al Baqir bin Ali Zainal Abidin dari Hussein (cucu Rasulullah) putra Ali dari Abu Thalib semoga Allah meninggikan derajat wajahnya, suami dari Fatimah az Zahra putri Rasulullah Saw.

Ibunya yang mulia Syarifah Marumah putra dari anak Hassan bin Alawi dari Alawi bin Ali al Jufri.

 Isu-isu yang telah menciptakan kondisi multipleks yang sangat sulit yang dihadapi ummat kita telah terakumulasi dalam waktu lama. Pengobatannya akan bersifat multidimensi, berkepanjangan dan harus bersifat kumulatif.

Menimba Ilmu Kepada Para Habaib

habib ali al jufri
sumber google : isramah.com

Di masa kecilnya, Habib Ali mulai menimba ilmu kepada bibi dari sang ibu, seseorang yang alimah dan arifah billah, Hababah Shafiyyah binti Alwi bin Hasan al Jifri.

Wanita yang shalihah ini sangat berpengaruh besar dalam mengarahkannya ke jalan ilmu dan perjalanan menuju Allah SWT.

Lalu Habib Ali al Jufri menimba ilmu kepada para tokoh-tokoh yang besar.

Seperti Habib Abdul Qadir bin Ahmad As Segaf adalah salah satu guru utama beliau.

Kepadanyalah ia membaca dan mendengarkan suatu pembacaan kitab Shahih Al Bukhari dan Shahih Muslim, Tajrid Al Bukhari, Ihya Ulumuddin, dan kitab-kitab lainnya  yang sangat penting.

Cukup lama beliau belajar kepadanya, sejak usia 10 tahun hingga berusia 21 tahun.

Baca juga : Sejarah dan Kisah Walisongo

 Jika shaitan itu tidak pernah putus asa untuk memasukkan kita kedalam neraka. Lalu bagaimana dengan kita yang tidak boleh berputus asa untuk masuk kedalam surga?

Guru Guru Di Biografi Habib Ali Al Jufri

foto guru mulia habib umar bin hafidz
sumber google : facebook.com

Biografi Habib Ali Zainal Abidin, beliau adalah seorang ulama yang masih muda yang haus dengan akan ilmu.

Habib Ali Zainal Abidin senantiasa akan selalu belajar dimanapun dan kapanpun itu.

Sudah tidak heran lagi jika Habib Ali al Jufri mempunyai segudang guru yang sangat mulia yang membantunya untuk mempelajari ilmu agama, beberapa guru yang sangat mulia adalah:

  • Habib Abdul Qadir bin Ahmad As Saqqaf, (Jeddah)
  • Sayyid Muhammad bin Alawi al Maliki, (Makkah)
  • Habib Attas Al Habsyi
  • Habib Ahmad Masyhur bin Thaha Al Haddad
  • Habib Umar bin Hafidz, (Hadramaut)
  • Habib Abu Bakar Al Masyhur Al Adani
  • Habib Muhammad bin Abdullah Al Haddar

Selain kepada beliau, Habib Ali pun menimba ilmu kepada para tokoh ulama yang lainnya, seperti:

  • Syaikh Umar bin Hussein Al Khatib
  • Syaikh Ismail bin Shaadiq Al Adawi di Al Azhar Asy Syarif dan di Al Jami’ Al Hussaini, Mesir.
  • Syaikh Sayyid Mutawalli Asy Syarawi
  • Syaikh Muhammad Zakiyuddin Ibrahim.

Beliau juga Habib Ali Al Jufri mengambil ijazah dari 300-an orang syaikh dalam berbagai cabang ilmu.

Mereka yang sangat mencintai Rasulullah SAW sangat memiliki kekuatan yang sangat langka di dunia ini, negara adidaya terbesar sekalipun tidak memiliki kekuatan ini. “Kekuatan cinta”.

Cinta adalah kekuatan: orang yang mencintai tak bisa dikalahkan. Tidak ada yang bisa mengalahkan mereka, Anda tidak pernah benar-benar bisa dikalahkan,
karena ‘kekalahan yang sebenarnya’ adalah ketika musuh anda menguasai tempat tersuci dihatimu, dan mencuri cinta yang ada, dan sekali anda kehilangan cinta berarti anda telah dikalahkan.
Itu sebabnya mengapa orang yang memiliki cinta sejati tidak pernah bisa dikalahkan.

Latar Belakang Pendidikan Habib Ali Al Jufri

Habib Ali Al-Jufri, ketulusan Cinta dan kuatnya Keyakinan ♻️ Oleh: Ismael Amin Kholil (‘iinat, 26 November, 2018). Jika ditanya siapakah murid didik Habib Umar yang terbaik, termasyhur...
sumber google : muhammadegan.com

Habib Ali Al Jufri mengambil pengetahuan dari masa kecilnya bersama para habaib, dan bersama bibi beliau.

Habib Ali Al Jufri sangat mempunyai pengaruh besar kepada dirinya sendiri.

Habib Ali Al Jufri menerima pendidikan di ilmu suci dan ilmu spiritual pelancongan di tangan para ulama dan para pendidik spiritual, di antaranya:

  • The scholar dan ilmu spiritual pendidikan oleh Habib Abdul Qadir bin Ahmad al Saqqaf di Jeddah. Ia mempelajari kompilasi Hadist Authentic Bukhari dan Muslim, serta kebangkitan Ilmu Agama Imam Ghazali.
  • The Scholar dan Ilmu Spiritual Pendidikan oleh Al Habib Ahmad bin Masyhur Thaha Al Hadad sang penulis buku terkenal. Buku yang diajari adalah buku The Klarifikasi Pengetahuan Rahasia.
  • The Scholar dan pendidikan al Habib Attas al Habsyi.
  • The Scholar oleh al Habib Abu Bakar al-Masyhur al-Adani, penulis sejumlah karya.
  • The Scholar As Syekh Muhammad Ba-Sheikh.

Biografi Habib Ali Zainal Abidin al Jufri beliau masuk di fakultas study Islam di Sana’a Yaman dari 1412 AH/ 1991 AD, sampai 1414 AH/ 1993 AD.selama ini beliau diberi kesempatan untuk belajar langsung bersama Habib Muhammad bin Abdullah al Haddar.

Ketika aku mendengar seseorang berbicara atas nama Islam dengan bahasa yang sangat kasar dan caci maki.
Aku bersyukur kepada Allah,tidak memahami Islam lewat lisan mereka.

Professional Latar Belakang

Habib Ali al-Jufri adalah seorang da’i muda yang nama dan kiprahnya dikenal luas di berbagai negeri muslim, baru-baru ini mendapatkan ancaman pembunuhan oleh kelompok teroris ISIS.
sumber goole : generasi salaf
  • 1418 AH/1997 – Sekarang: sebagai Dosen di Darul Musthafa Studi Islam di Tarim.
  • 1424 AH/2003 – Sekarang : sebagai Anggota Dewan Director Darul Musthafa Tarim Yaman.
  • 1424 H – Sekarang : sebagai Anggota Dewan Pengawas Academy Eropa untuk Budaya Islam dan Sains di Brussels, Belgia.
  • 1426 AH/2005 – Sekarang : sebagai Direktur Jenderal Tabah Foundation.
  • 1428 H / 2007 – sekarang : sebagai Member aktif dI Yayasan Aal al-Bayt Kerajaan untuk Pemikiran Islam di Amman, Yordania.
  • 1428 H / 2007 – sekarang : sebagai Sekretaris Jenderal kepada Dewan Pengawas untuk Awards Mahabbah Al.

Seseorang yang mengabdi sepenuhnya kepada Allah SWT , mustahil menjadi seseorang yang tirani (dzolim), namun iya akan senantiasa berjaya (keatas musuh-musuhnya)

Kiprah Dakwah Habib Ali Al Jufri

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1439 H yang digelar jemaah Majelis Rasulullah di Lapangan Monas, Jakarta Pusat,
sumber google : netralnews.com

Habib Ali al Jufri sudah lama mengemban tanggung jawab dalam menjalankan dakwahnya. Ia berdakwah kesegala penjuru negara dan hampir  berkeliling dunia sejak dari tahun 90-an.

Habib Ali al Jufri berdakwah untuk menyampaikan risalah-risalah Islam yang sedang beliau embankan.

Watak dan perawakannya yang sangat menyejukkan diri kita membuatnya diterima di semua lapisan masyarakat bahkan sampai ke negara-negara barat sekalipun itu.

Habib Ali al Jufri merupakan contoh ulama yang berdakwah dengan kelembutan dan memandang orang lain dengan kasih sayang dan rahmat sehingga kehadiran beliau diterima oleh sebagian masyarakat.

Tidak ada cacian atau pun hujatan sekalipun yang keluar dari perkataannya.

Hanya nasehat dan risalah agamalah yang selalu ia sebarkan.

Semuanya selalu disebarkan dengan kasih sayang sehingga sudah tak terhitung berapa orang yang masuk muslim ditangannya Habib Ali al Jufri.

Habib Ali al Jufri adalah sebagai contoh cerminan ulama muda yang berdakwah dengan tata cara ajaran Rasulullah Saw.

Beliau masuk kesemua kalangan dari kalangan atas hingga ke kalangan yang paling bawah dan sangat diterima dengan sangat baik berkat akhlak mulianya.

Dakwahnya diberbagai negara selalu diterima secara hangat dan kehadirannya banyak dinantikan oleh banyak para jamaah.

Berbagai acara di negara-negara barat sangat sukses dan selalu dihadiri banyak ummat Islam di negara-negara tersebut, contohnya saat ada acara di negara inggris beliau terlibat pelaksanaan acara Maulid Nabi di Stadion Wembley.

Pengaruhnya di negara-negara Internasional pun sangat berpengaruh dan sangat diakui oleh banyak masyarakat.

Hampir disetiap seminar para ulama tingkat internasional, beliau Habib Ali al Jufri selalu aktif.

Beliau juga mempelopori berdirinya sebuah organisasi islam yaitu dai sedunia yang fungsinya itu untuk meluruskan  shaf seluruh ulama dalam satu pemikiran yang bulat dan tidak terpecah belah.

Seranganmu terhadap pribadi orang yang sangat berbeda denganmu itu tidak menunjukkan benarnya pendapatmu, sebagaimana itu juga tidak membuktikan salahnya pandangan orang yang berbeda denganmu. Justru terkadang itu menunjukkan kelemahan dirimu.

Negara Yang Pernah Dikunjungi Oleh Habib Ali

habib ali sedang berdakwah
sumber google : dinamika dakwah

Biografi habib ali zainal abidin al jufri akan memberitahukan beberapa negara yang pernah di kunjungi oleh Habib Ali Zainal Abidin al Jufri.

  • Arab : Uni Arab Emirate, Jordania, Bahrain, Arab Saudi, Suriah, Oman, Sudan, Kwait, Qatar, Libanon, Libya, Maroko, Mesir, Mauritania, Djibouti dan Kepulauan Komoro.
  • Afrika : Kenya dan Tanzania.
  • Asia : Indonesia, Malaysia, Singapura, Sri Lanka, India, Bangladesh.
  • Eropa : Jerman, France, Britania Raya, Belgia, Denmark, Belanda, Bosnia, Irlandia, Turkey, dan Herzegovina.
  • Amerika : tiga perjalanan yang pertama adalah ketika pada tahun 1419 H/ 1998, kedua adalah pada tahun ke 1422 H/ 2001, dan yang ketiga pada tahun 1423 H/ 2002, setelah berdakwah di sana beliau Habib Ali al Jufri melanjutkan dakwahnya ke kanada.

Penduduk Indonesia adalah Ahlul Madinah

Kalian menerima Islam yang dibawa oleh para Walisongo tanpa

 adanya pertumpahan darah/perang.

Begitu pula penduduk Madinah masuk Islam yang dibawa

Oleh Nabi Muhammad SAW tanpa peperangan.

Perjalanan Dakwah Ke Amerika

habib ali al jufri
sumber google : muslimmoderet

Perjalanan  dakwah ke berbagai negara telah memberikan kesan tersendiri di hati para jamaahnya. Di negara Jerman sudah tiga kali membuat para jamaah menangis dengan tersedu-sedu mendengar tausiyah Habib Ali Al Jufri.

Habib Ali al Jufri berdakwah di Amerika ada salah satu jamaahnya merasa bahwa memandang wajah beliau dan berkumpul di satu majelis bersama beliau  semalam cukup memberikan semangat beribadah selama tiga bulan.

Di Darul Musthafa, Hadramaut, Tarim.

Habib Ali al Jufri menjadi pembicara di daurah internasional setiap setahunnya. Bahkan dalam mukhtamar internasional bersama ulama Ahlussunnah Chechnya kemarin.

Habib Ali al Jufri mampu membuat ribuan bahkan jutaan para jamaahnya menangis untuk mengenang baginda Rasulullah SAW.

“Andai saja kamu tidur tanpa punya cita-cita

Untuk berjumpa dengan Nabi Muhammad

Dalam mimpimu

Niscaya sia-sia saja tidurmu itu”

 

Tutur Kata Habib Ali Aljufri Yang Menyita Banyak Waktu Jamaah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1439 H yang digelar jemaah Majelis Rasulullah di Lapangan Monas, Jakarta Pusat,
sumber google : muslimmoderet

Habib Ali al Jufri mempunyai penampilan fisik yang sangat menonjol dari ketampanannya yang berkulit putih tinggi besar dan  berjenggot tebal sangat rapi tanpa ada kumis sedikitpun.

Sehingga kedatangannya di suatu acara majelis sering menyita perhatian banyak para jamaah yang hadir.

Akan tetapi kelebihan Habib Ali al Jufri bukan itu.

Jika beliau berbicara disuatu forum orang yang mendengarkannya akan kagum dengan penguasaan ilmu yang dimilikinya yang sangat luas dan mendalamserta kaitannya dengan masalah-masalah kontekstual di era modern ini.

Intonasi suaranya sangat membuat para jamaahnya tak ingin berhenti untuk mengikuti pembicaraannya.

Pada saat tertentu , suara dan ungkapan-ungkapannya sangat menyejukkan hati para jamaahnya.

Akan tetapi di saat suaranya yang sangat meninggi, menggelegar, dan bergetar membuat mereka para jamaah menjadi tertunduk lalu mengoreksi dirinya sendiri.

Materi yang dibawakan beliau bukan hanya mengandalkan retorika semata, melainkan penuh dengan suatu pemahaman-pemahaman yang baru.

Syarat dengan informasi yang sangat penting dan ditopang oleh beberapa argumentasi yang sangat teguh.

Wajar apabila suatu ceramahnya sangat menyentuh mata hati dan membuat audienseseperti memperoleh suatu wawasan baru dan mempunyai tambahan-tambahan ilmu.

Mungkin ini sebabnya, Biografi Habib Ali Zainal Abidin Al Jufri ingin memberikan suatu kisah sosok ulama yang masih muda nama dan kiprahnya sangat dikenal luas diberbagai negara-negara muslim bahkan di kenal di sebagian negara barat.

Baca juga : kisah keberadaan Nabi Khidir

Artis Dan Seniman Bertaubat

habib ali aljufri
islami.com

Sudah banyak juga para artis, seniman, aktris dan juga bintang film di Mesir yang bertaubat di tangannya Habib Ali al Jufri.

Hingga hal ini justru membuat pemerintah Mesir khawatir dapat berdampak buruk terhadap industri perfilman Mesir.

Kemunculan Habib Ali al Jufri di dunia dakwah sangatlah berpengaruh dan sangat membawa angina segar bagi ummat muslim di seluruh dunia, terutama dikalangan Sunni.

Penyampaian dakwahnya sangat menyentuh mata hati dan juga menyentuh kepada akal pikiran.

Cara dakwahnya juga yang sangat simpatik dan sejuk, pandangan-pandangannya yang sangat tajam dan begitu cerdas, pembawaannya yang sangat menarik hati.

Membuatnya semakin berpengaruh dari waktu ke waktu.

Semoga Allah selalu merahmati dan meridhai Al Habib Ali Zainal Abidin al Jufri. Aamiin Allahumma Aamiin.

“Seandainya Rasulullah berada di sini

Aku akan berlari bersembunyi, Aku malu

Aku sangat banyak dosa dengan Baginda”

Mungkin cukup itu saja yang bisa Calonbos sampaikan tentang biografi seorang ulama ternama di dunia, apabila ada yang salah mohon maaf atas penulisan artikel ini dan mohon berikan komenan agar bisa kami perbaiki kembali.

Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *