Awal Pertama Kali Merokok

4 min read

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Segala puji serta syukur marilah kita panjatkan kehadirat Ilahi Robbi yang mana telah memberikan beribu-ribu macam nikmat, terutama nikmat Iman, nikmat Islam, dan nikmat sehat wal’afiat, sehingga saya dapat dimudahkan dalam penulisan artikel saya yang pertama ini.

Sholawat serta salam marilah kita haturkan kepada junjungan alam Nabi kita tercinta yaitu Nabi besar Muhammad Saw, semoga kita kelak mendapatkan syafaat-Nya kelak nanti diyaumil kiamah. Aamiin

Mungkin semua sahabat semua calonbos sudah tidak asing lagi dengan kata rokok, Iya betul rokok, nah, di sini saya akan menceritakan sebuah kisah pengalaman yang sangat mengharukan hehehee disimak bersama ya.

Pengertian Rokok

rokok
sumber:pixabay.com

Rokok adalah lintingan atau gulungan tembakau yang digulung atau dibungkus dengan kertas, daun, atau kulit jagung, sebesar kelingking dengan panjang diameter 8-10 cm, biasanya dihisap dan dibakar ujungnya.

Rokok juga termasuk zat adiktif karena menyebabkan adiksi (ketagihan) dan depedensi (ketergantungan) bagi orang yang menghisapnya, dengan kata lain rokok di kategorikan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, Alkohol, dan Zat adiktif.

Nah, di sini saya ingin menceritakan pengalaman pertama kali saya merokok, simak baik-baik ya oke.

Ketika Sedang Bermain

bermain kelereng
sumber:pixabay.com

Pada suatu hari disaat usia saya yang masih sangat belia, itu sekitar usia 8/9 th saya bersama teman-teman saya yang bernama Fauzi, Ikbal, Udin, Ridwan, dan saya sendiri, Itu saya dan teman-teman saya sedang asik bermain kelereng di depan halaman rumah teman saya dan tak jauh dari halaman rumah saya sendiri sekitar 1km.

Ketika sedang asik-asiknya bermain dua orang teman saya yang bernama fauzi dan ikbal dia malah sedang asik-asiknya merokok di depan saya bertiga yang sedang bermain kelereng, ketika itu dia bilang kesaya udin dan ridwan.

Woy elu mau rokok gak nih? Lalu saya menyauti ke Fauzi dan Ikbal, nggak ah gw takut diomelin sama Mama gw.

Saat DiAjak Merokok

merokok
sumber:pixabay.com

Dan ada salah satu temen saya si Ridwan bilang, gpp kali kan Cuma sekali doang yang pentingkan gak ketahuan ini sih, lalu disitu saya juga kepo apa sih rasanya rokok itu?

Dan saat itu saya merasakan ternyata ngerokok itu apa enaknya?. Udah saat dihisapnya tenggorokan gatel, batuk-batuk, dan hanya membuat uang habis pula mendingan untuk jajan cilok aja ya kan.

Tapi serius, saya merokok gak sampai habis satu batang, saya merokok Cuma 5x hisap karena saat saya hisap itu juga tenggorokan saya gatel dan saya batuk-batuk hehee maklum namanya juga anak-anak.

Ketahuan Merokok

sumber google : sukabumi update.com

Dan ketika itu, ketika saya menghisap rokok tiba-tiba datanglah saudara saya, tidak panjang lebar saya dan teman-teman saya berlima kabur kesebuah rumah yang di mana rumah itu sedang diadakannya pertandingan tamia, dan Alhamdulillah tidak dikejar sama saudara saya.

Ketika sedang asik-asiknya melihat pertandingan tamia, teman saya satu persatu pulang kerumahnya masing-masing karena sudah siang dan takut dicariin oleh orang tuanya masing-masing.

Dan di tempat itu cuma tinggal saya dan udin yang dimana udin ini adalah saudara saya, mama dia dengan mama saya adalah adek kakak.

Saat Di Jemput Oleh Ayah

dijemput ayah
sumber:pixabay.com

Nah, singkat cerita sudah jam 14:00, di situ saya tiba-tiba dijemput oleh ayah saya naik motor dan siudin ikut di belakang saya, ayah saya tidak ngomong apa-apa kepada saya dia hanya diam saja.

Ketika telah sampainya di rumah saya di panggil oleh mama saya, di situ saya merasakan bersalah banget.

Ketika Diintrogasi

dimarahi
sumber:pixabay.com

Ketika itu saya diajak ke dalam rumah bersama mama saya.

Saya ditanya sama mama saya dengan nada lembut:

Mama : Wahyu tadi abis dari mana tumben seharian ini gak pulang?

Saya : Iya ma maaf tadi aku abis liat pertandingan tamia dirumah pak cabe.

Mama : oh liat tamia, sebelum itu kemana emang?

Saya : Ehm sebelum itu main kelereng di belakang rumah nya fauzi.

Mama : Oh main kelereng, kata mama nya ridho wahyu ngerokok ya?

Wahyu : Ehm iyaa ma aku tadi ngerokok sama fauzi, ikbal, udin, dan ridwan.

Nah, Di situ saya langsung ditarik dibawa ke kamar.

Ketika itu mulut saya dikasih lakban, tangan saya diikat dengan tali, dan tak sampai lama cuma 10 menit saja lalu dilepaskan semuanya, karena untuk membuat saya jera dan tidak mengulanginya kembali.

Saat Lakban Dan Tali Di Lepas

sumber google

Tak lama, kemudian mama saya melepaskan lakban yang ada dimulut saya dan melepaskan tali yang ada ditangan saya.

Malam telah tiba, ketika itu saya tidur disamping mama saya, mama saya berkata, Wahyu kan masih kecil kenapa sudah berani merokok sih? Saya hanya terdiam saja hanya bisa mendengarkan omongan mama saya dan sambil tiduran, Wahyu gak boleh gitu lagi ya, rokok itu haram penyakit, mau? kalo Wahyu ngerokok nanti sakit?

Lalu disitu saya meminta maaf dan berjanji sama mama saya untuk tidak akan merokok lagi dan saya kapok dan tidak akan untuk megulangi nya kembali.

Selama 3 Hari Tak Diizinkan Keluar

sumber google

Dan selama 3 hari saya tidak diizinkan untuk keluar, saya hanya berdiam diri saja di dalam rumah dan untuk waktunya sekolah saya sekolah seperti biasanya tapi ketika sudah waktunya pulang ke rumah saya selalu pulang dan tidak main ke rumah teman-teman saya.

Dan Alhamdulillah dari selama 3 hari saya di kamar, Alhamdulillah sekarang sudah diizinkan untuk bermain lagi tapi ada syarat salah satunya jangan bermain sama teman-teman yang perokok, oke saya turuti dari salah satu syarat untuk tidak bermain dengan seorang perokok.

Beraktivitas Seperti Biasa

bermain air
sumber:pixabay.com

Dan selama 3 hari tidak bermain dengan teman-teman saya, tiba-tiba saya disuruh cerita sama temen saya.

Gimana yu selama dirumah enak gak? apanya yang enak pas sampe rumah gw dimarahin sama mama gw sampe ga diizinin main selama 3.

Dan saudara saya yang bernama udin dia juga sama di marahin sama orang tua nya, mulut nya diborehin cabai sampai nangis-nangis tapi dia tetap diizinkan untuk bermain, beda dengan saya yang dikurung di rumah selama 3 hari, dan dari situ ada kesannya juga hehee.

Berjanji Tidak Akan Merokok

Dan setelah terjadinya insiden ketahuan merokok itu saya berjanji kepada orang tua saya bahwa saya tidak akan mengulangi kedua kalinya dan saya berjanji tidak akan merokok lagi.

Dan Alhamdulillah sudah jalan 10th setengah, saya tidak melanggar omongan saya yang telah berjanji kepada kedua orang tua saya, dan Alhamdulillah saya sangat bahagia banget ketika th 2018 saya rongsen ke RSUD Kota Tangerang Selatan Alhamdulillah paru-paru saya dalam keadaan baik.

Kenapa ko bisa sih cek paru-paru?

sumber google

Iya saya ngecek jantung dan cek kesehatan karena waktu itu saya ingin mengikuti seleksi tes beasiswa PPDN Ma’had Huda Islami di Bogor di sana tesnya sangat ketat salah satu tes yang paling ketat adalah tes kesehatan fisik.

Di mana pada saat itu harus menyerahkan hasil rongsen dan menyerahkan hasil suntik hepatitis b.

Alhamdulillah segala puji bagi Allah, semua tes yang saya laksanakan saya lulus tapi saya telat masuk kesana karena kurang memberikan hasil tes kesehatan suntik hepatitis B dikarenakan saya sedang sakit demam dan tak bisa di suntik hepatitis B, dan akhirnya saya gagal masuk ke sana.

Kesimpulan Nya

Janganlah kamu merokok, sayangilah jantung dan organ tubuh mu, karena hidup ini harus sehat sayangi pula teman di sampingmu yang tidak merokok.

Itulah kisah atau pengalaman saya pertama kali merokok dan Alhamdulillah sejak itu saya sudah tidak pernah merasakan merokok lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *