Awal Masuk Pondok Pesantren

5 min read

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Segala puji serta syukur marilah kita panjat kan kehadirat Ilahi Robbi yang mana telah memberikan beribu-ribu macam nikmat, terutama nikmat iman, nikmat islam, dan nikmat sehat wal’afiat, sehingga saya dapat di mudahkan dalam penulisan artikel saya yang ke dua ini.

Sholawat serta salam marilah kita haturkan kepada junjungan alam Nabi kita tercinta yaitu Nabi besar Muhammad Saw, semoga kita kelak mendapatkan syafaat-Nya kelak nanti di yaumil kiamah. Aamiin

Cerita yang saya akan saya bahas mungkin tidak asing lagi ditelinga teman-teman semua, dan tidak semua orang seusia saya merasakan mondok atau bahkan sudah merasakan terlebih dahulu indah nya mondok seperti saya ini.

Pengertian Pondok Pesantren

pondok pesantren modern
sumber pondok pesantren alquraniyyah

Pondok Pesantren adalah sebuah pendidikan yang para santrinya tinggal bersama dan belajar di bawah bimbingan guru/kiai, dan mempunyai tempat tinggal/asrama untuk beristirahat para santri.

Santri tersebut berada di dalam sebuah kompleks yang menyediakan tempat beribadah untuk para santri, ruang untuk belajar, dan kegiatan keagamaan lain nya.

Biografi Ponpes Al-Qur’aniyyah

BUYA ALI DAN KYAI SOBRON
sumber pondok pesantren alquraniyyah

Pondok pesantren Al-qur’aniyyah adalah sebuah yayasan yang berbadan hukum yang mencetak para santri agar dapat membaca al-qur’an secara fasih dan benar sesuai dengan ilmu tajwid, serta mampu melantunkanya dengan ilmu nagham dan ilmu qiroat yang berlaku.

Awal Mula Masuk Pesantren

Pada tahun 2011 saya mendaftar di sebuah pesantren yang jarak nya tidak juah sekitar 35km, yang alamat nya di jalan, panti asuhan, ceger no. 06 jurangmangu timur pondok aren Tangerang selatan 15222.

Di sekitaran pondok pesantren al-qur’aniyyah ada banyak pesantren juga salah satunya ada ponpes al-ikhwaniyyah dan ponpes jam’iyyah islamiyyah yang masing-masing pesantren itu berbeda-beda basis nya.

Proses Pendaftaran

pendaftaran santri baru ponpes alqurniyyah
sumber ponpes alquraniyyah

Saya mendaftar itu pada awal bulan January 2011 dan Alhamdulillah pada golongan pertama dan mendapatkan diskon/potongan sekitar 10%.

Saya mendaftar di pesantren berdua bersama saudara saya, Alhamdulillah ada teman nya hehehe jadi gak perlu cari teman lagi karena sudah ada teman dari rumah hehe, tapi saya tetep cari teman baru agar enak kalau minta bantuan bisa ke yang lain dan ga harus ke saudara saya.

tes masuk ponpes
sumber google

Proses Seleksi/Tes

tes masuk pesantren
sumber ponpes alquraniyyah

Pada saat tes seleksi itu ada berbagai tes dan tes yang pertama adalah tes tulis, pada saat tes tulis itu ada berbagai pelajaran sekolah, seperti pelajaran matematika, ipa, ips, b.indonesia, b, inggris, fiqih, alqur’an hadist dan fiqh.

Dan tes tahap kedua adalah tes membaca alqur’an, itu saya disuruh membaca alqur’an tapi saya lupa baca surat apa dan setelah baca alqur’an saya ditanyakan hafalan surat-surat pendek dan dites hafalannya juga.

Dan setelah itu tes wawancara, saya ditanyakan tau ponpes Alquraniyyah dari mana?. Dan di tanya apakah sudah lancar membaca alquran atau belum dll.

Dan saat mulai tes golongan pertama itu pada pertengahan bulan april 2011, dan Alhamdulillah saat pengumuman tes saya lulus dan mendapatkan peringkat ke 31, dan yang tes itu ada sekitar 250 orang lebih itu baru golongan pertama dan Alhamdulillah saya  mendapatkan peringkat ke 31, hehe gpp ya namanya sudah berusaha kan.

Dan pengumuman masuk ke pondok pesantren itu pada bulan juli tanggal 10.

Awal Masuk Pesantren

awal masuk ponpes
sumber ig pp alquraniyyah

Ketika masuk ke pesantren saya tidak dihantarkan oleh kedua orang tua saya dikarenakan mama saya sedang sakit patah tulang kaki kanan nya dan tidak di hantarkan oleh ayah saya karena sudah cerai pada akhir tahun 2009, dan saya dihantarkan oleh kedua kakak saya dan saudara-saudara saya saja.

Awal masuk pesantren saya hanya merasakan biasa-biasa saja tidak merasakan kangen kepada orang tua saya,  dan ketika masuk ke minggu ke 3 dan seterusnya itu saya merasakan kangen berat kepada orang tua saya, bahkan dalam sehari saya selalu ke wartel untuk menelpon mama saya lewat wartel/warung telepon.

Dan hampir setiap shalat jamaah dan waktunya tidur saya selalu menangis karena merasakan rindu kepada orang tua saya.

Bahkan hampir semua teman-teman saya pun merasakan bagaimana rindu kepada orang tuanya dan saudara-saudaranya, dan bahkan banyak yang nekat kabur waktu malam hari hanya karena untuk pulang ke rumahnya karena merasakan rindu kepada orang tua nya masing-masing.

Proses Beradaptasi

pondok pesantren
sumber google:dunia pesantren

 

  • Perkenalan Diri Kepada Dewan Guru

perkenalan santri
sumber google: pesantren alquraniyyah

Di sini mulai perkenalan kepada semua dewan guru, kaka kelas, dan teman-teman yang baru masuk.

Nah, kenapa sih kita harus perkenalan diri?

Iya benar. pasti biar kita kenal sama semua yang ada di pondok, dari mulai dewan guru, ketua pondok, pengurus pondoknya, terus kaka kelasnya, dan teman-teman kita yang baru masuk juga harus kenalan ya.

karena kata pepatah “tak kenal maka tak sayang” maka buah dari perkenalan tersebut berdampak kebaikan bagi diri saya pribadi.

 

  • Mulai Tidak Betah

dunia santri
sumber google:dunia santri

Nah, selang beberapa minggu, jiwa para santri baru, sudah tidak betah lagi di pondok bahkan banyak yang nekat kabur dari pondok, mulai nangis berjamaah saat di jenguk oleh orang tua nya, ehm, termasuk saya juga sih nangis ketika dijenguk sama kaka saya hehe, dan saya tidak di jenguk oleh mama saya Karena mama saya sedang sakit di rumah.

Waktu itu saya masuk pondok saat usia 13th masih anak-anak ya ternyata hehee, dimaklumin aja ya kalo saat masuk pondok itu masih cengeng, masih dicuciin bajunya, masih belum rapih penampilannya, dan masih buluk-buluk hehe namanya juga masih bocah.

Waktu demi waktu berjalan dengan cepat dan akhirnya saya dan teman-teman saya sudah makin akrab dan dengan guru juga semakin dekat dan semakin tadzim.

Kehidupan di pondok ini kadang membuat nyaman dan kadang membuat saya sedih, nyaman ketika sudah banyak teman dan sudah akrab dengan kaka kelas dan terkadang membuat saya sedih karena masih teringat orang tua saya yang berada di rumah.

Dan itu lah kegiatan ketika saya berada di pondok sebenarnya sih masih banyak lagi tapi saya lupa hehe.

  • Adaptasi Terhadap Lingkungan Pondok

ponpes modern
sumber google:ponpes alquraniyyah

Kali ini saya akan membahas bagaimana beradaptasi di lingkungan pesantren. Nah, disini adalah bagian penting bagi saya, karena sebelumnyakan saya belum terbiasa dengan lingkungan yang ada di pesantren, karena kalau saya lakukan kebiasaan saya yang ada di rumah dibawa ke pesantren pasti saya akan kena hukuman.

Karena semua pesantren itu pasti mempunyai banyak hukuman-hukuman dan dari itu saya tidak akan membawa kebiasaan-kebiasaan saya yang ada di rumah dibawa ke pesantren.

  • Aktivitas Sehari-Hari

DUNIA PESANTREN
sumber ponpes alquraniyyah

Nah, di sinilah saya akan membahas tentang apa saja sih selama 24 jam, dari awal bangun tidur sampe tidur lagi :

  • 03:30-04:15 = Bangun, wudhu/mandi, dan siap-siap sholat tahajjud.
  • 04:20-04:55 = Solat shubuh di lanjuti wirid, pembacaan surat al-waqiah dan siap-siap untuk mengaji kitab.
  • 05:00-05:55 = Pengajian kitab kuning.
  • 06:00-07:15 = Siap-siap untuk sekolah, sarapan pagi dan di lanjuti dengan sholat dhuha sebelum berangkat sekolah
  • 07:20-10:55 = Mulai aktif kbm.
  • 10:00-10:20 = Istirahat jam bertama.
  • 10:20-11:55 = Mulai aktif kbm.
  • 12:00-13:00 = Ishoma (istirahat, sholat, makan).
  • 13:05-15:00 = Masuk sekolah dan mulai aktif kbm.
  • 15:00-15:30 = Pulang dan sholat ashar.
  • 15:30-17:30 = Waktu luang/istirahat, nyuci, mandi, dan makan dll.
  • 17:35-17:50 = Persiapan untuk sholat magrib.
  • 18:00-18:55 = Sholat magrib, baca wirid, baca surat al-waqiah, dan mengaji alquran/murottal.
  • 19:00-19:30 = Sholat isya, baca wirid, baca surat al-mulk.
  • 19:35-20:30 = Pengajian kitab kuning.
  • 20:35-21:00 = Mufrodat B.arab dan B.inggris.
  • 21:00-21:50 = Belajar bersama.
  • 22:00-03:30 = Tidur malam.Dan itu lah aktivitas saya selama berada di ponpes alquraniyyah suka duka sudah saya lewati bersama, bahkan hukuman demi hukuman sudah kami lewati.

Bahkan saya dan teman-teman saya sekamar sudah merasakan bagaimana disiram saat asik-asiknya tidur, sudah merasakan bagaimana dihukum di depan umum bahkan dibotak di depan santriawati, saat itulah moment-moment yang sangat bersejarah yang semua orang jarang mempunyai moment seperti itu.

Dan itulah salah satu pengalaman yang sangat indah dan tak akan saya lupakan dan suatu saat nanti akan saya ceritakan kepada anak-anak saya.

Ujian Munaqosyah

UJIAN DI PONDOK PESANTREN
sumber ponpes alquraniyyah

Semua santri akan berhati-hati saat ujian munaqosyah, kenapa ko harus hati-hati sih?

Yaps, harus hati-hati karena, semua pelajaran-pelajaran yang telah di ajarkan di pesantren itu akan di ujikan, ini ujian bukan ujian ya hehe.

Ini ujian sama halnya seperti sidang skripsi, hehe iya walaupun saya belum pernah tau sih bagaimana sidang skripsi itu, tapi menurut kaka kelas yang sudah pernah ujian munaqosyah itu katanya benar seperti sidang skripsi.

Karena ujian ini di uji langsung oleh para kiai dan para dewan guru yang mengajari di pesantren.

Dan ujian munaqosyah ini terdiri dari berbagai ujian :

  • Ujian Qiroatul qutub yaitu membaca kitab kuning yaitu kitab fathul qorib. Dan menjelaskan semua tentang nahwu shorof nya.
  • Ujian Amaliatutadris (ujian seperti skripsi kita di suruh nulis makalah dari berbagai sumber-sumber yang ada dan akan dipresentasikan di depan kiai dan para santriawan dan santriawati).
  •  Ujian Qiroatussab’ah ( yaitu ujian yang di mana santriawan dan santriawati akhirussanah itu membaca alquran dengan 7 imam, seperti: Imam Nafi, Imam Ibnu Katsir, Imam Abu Amr, Amam Hamzah, Imam Ibnu Amir, Imam Ashim, Imam Hamzah. Yang berbeda-beda).

Dan itulah sebuah ujian yang sangat menegangkan, dan ujian yang menentukan lulus atau tidak lulusnya santri.

Kelulusan

WISUDA
sumber ponpes alquraniyyah

Nah, di sinilah moment-moment yang semua santri tunggu-tunggu yaitu kelulusan.

Susah bersama, senang bersama, dihukum bersama, makan bersama, tidurpun bersama bahkan yang lebih pahitnya lagi uang sudah habis terus belum dikirimin itu semua sudah saya rasakan jadi sudah tak merasa heran lagi.

Saya di pesantren sudah 6th dan inilah moment-moment yang sangat mengharukan semua kesalahan-kesalahan menjadi teringat, dari mulai kesalahan tidur saat jam pelajaran, kesalahan tidak mengerjakan pr, kesalahan ketika kabur dari pesantren dan dibotak oleh pengurus, dan kesalahan saat memecahkan lampu kelas.

Semuanya menjadi teringat dan tak sadar pun air mata satu demi satu mengalir hingga membasahkan pipi.

Itulah pengalaman-pengalaman saya selama 6th di Pondok Pesantren Alqur’aniyyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *